BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Majelis Pembinaan Kader bersama Majelis Tabligh dan Ketarjihan Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa Barat sukses menyelenggarakan kegiatan Manasik Akbar Aisyiyah Jawa Barat pada Ahad, 13 September 2026. Berlokasi di Plaza Haji Al Qasbah, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 245 peserta yang berasal dari perwakilan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) tujuh daerah, yakni Kabupaten Sumedang, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Garut, Kabupaten Bandung Barat dan Kab. Tasikmalaya.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Dewi Mulyani M.Pd.I, menyampaikan bahwa Manasik Akbar ini dirancang untuk memperkuat pemahaman keilmuan serta kesiapan fisik dan mental para calon jemaah haji dan umrah kader Aisyiyah. Selain menjadi ajang edukasi ibadah sesuai tuntunan syariat, kegiatan ini juga menjadi sarana konsolidasi dan silaturahmi antarwilayah.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Barat, Dra. Ia Kurniati, M.Pd., menegaskan pentingnya peran Aisyiyah dalam mendampingi umat, khususnya kaum perempuan, agar mampu melaksanakan ibadah secara mandiri, khusyuk, dan berwawasan ketarjihan.
Hadir memberikan pembekalan moral dan spiritual, Prof. KH. Miftah Faridl menggarisbawahi spiritualitas mendalam dari ibadah ke Tanah Suci.
"Melaksanakan ibadah haji dan umrah bukan sekadar mengugurkan rukun atau menjalankan ritual fisik semata, melainkan harus mendatangkan perubahan nyata dalam prilaku dan kualitas diri sekembalinya ke tanah air," ujar Prof. KH. Miftah Faridl saat berbagi pengalaman ibadah di hadapan ratusan peserta. Beliau juga memanjatkan doa agar para kader yang belum berkesempatan dapat segera dimudahkan untuk menunaikan ibadah ke Baitullah.
Melalui penyelenggaraan Manasik Akbar ini, PWA Jawa Barat berharap para peserta dapat memetik pemahaman yang komprehensif, sehingga nilai-nilai mabrur tidak hanya tercapai saat beribadah di Makkah dan Madinah, tetapi juga memancar dalam kehidupan bermasyarakat.

