PACITAN, Suara Muhammadiyah – SMP Muhammadiyah Boarding School (MBS) Pringkuku kembali menggelar MBS CUP II, Sabtu (30/5). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Milad Muhammadiyah tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana pembinaan karakter, sportivitas, dan pencarian bibit atlet muda di Kabupaten Pacitan.
Kegiatan yang berlangsung di lapangan utama SMP MBS Pringkuku dan lapangan pendamping di sisi utara sekolah tersebut diikuti oleh sejumlah tim putra dan putri dari berbagai SD dan MI di wilayah Pringkuku.
Ketua Panitia MBS CUP II Dimitri Khoirunnas menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar Muhammadiyah dalam memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan minat dan bakatnya secara positif.
“Melalui MBS CUP II, kami ingin menghadirkan kompetisi yang sehat sekaligus menjadi sarana pembinaan atlet usia dini. Anak-anak memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya serta belajar tentang kerja sama, disiplin, dan sportivitas,” ujarnya.
Menurutnya, banyak peserta didik yang memiliki potensi besar di bidang olahraga, namun belum mendapatkan ruang yang memadai untuk menyalurkan dan mengembangkan bakat tersebut.
“Karena itu, turnamen ini diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pembinaan berkelanjutan,” imbuhnya.
Kepala SMP Muhammadiyah Boarding School Pringkuku Hadi Sovi'in menegaskan, pendidikan Muhammadiyah tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pengembangan seluruh potensi peserta didik.
“Kami ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk berkembang sesuai bakat dan kemampuannya. Melalui kegiatan seperti ini, mereka belajar disiplin, percaya diri, bertanggung jawab, dan memiliki semangat untuk terus berprestasi,” tuturnya.
Hadi menambahkan, antusiasme peserta dan dukungan dari berbagai pihak menunjukkan bahwa kegiatan pembinaan melalui olahraga mendapatkan perhatian yang baik dari masyarakat.
Kepala Desa Pringkuku, Jumari Hartono, menilai kegiatan tersebut memberikan kontribusi positif dalam pembinaan generasi muda sekaligus mendorong budaya hidup sehat melalui olahraga.
“Kompetisi seperti MBS CUP menjadi sarana penting untuk menemukan dan mengasah talenta-talenta muda yang kelak dapat mengharumkan nama daerah,” terangnya.
Pada kategori putra, MI Muhammadiyah Pringkuku berhasil meraih gelar juara pertama setelah tampil impresif sepanjang kompetisi. Posisi juara kedua ditempati MI Muhammadiyah Glinggangan, sementara SD Negeri 2 Pringkuku dan MI Muhammadiyah Candi berbagi posisi juara ketiga.
Adapun pada kategori putri, MI Muhammadiyah Glinggangan tampil sebagai juara. SD Negeri 3 Pringkuku menempati posisi runner-up, sedangkan MI Muhammadiyah Pringkuku dan MI Muhammadiyah Candi meraih juara ketiga bersama. (Ahyar)

