MDMC Sumatera Utara Sigap Evakuasi Pasien Korban Bencana Langkat

Suara Muhammadiyah

9 December 2025

848
MDMC Sumatera Utara

MDMC Sumatera Utara

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Tim MDMC Sumatera Utara pada Ahad (7/12) diterjunkan untuk mengevakuasi korban bencana banjir di Kabupaten Langkat ke Rumah Sakit terdekat. Arifin M. Nun (67 tahun), warga Desa Perkubuan, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, yang merupakan salah satu korban banjir parah di Langkat menderita sakit kemudian berobat ke Pos Pelayanan Kesehatan MDMC. 

Setelah mendapatkan pemeriksaan kesehatan ternyata penyakit yang diderita Arifin cukup perah sehingga tim medis memutuskan untuk merujuk Arifin ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan lanjut. Tim kesehatan tanggap bencana MDMC pun membuka pelayanan medis di empat titik, yakni Pangkalan Brandan, Sei Besitang, Tanjung Pura dan Padang Tualang. 

Menurut keterangan keluarga, Arifin sebelumnya terpeleset di rumah dan mengalami luka pada bagian luar lutut kiri. Dalam dua hari terakhir, keluhan sesak napas juga makin terasa, ditambah riwayat penyakit jantung yang beliau miliki. Saat dijemput, kondisi Arifin hanya dapat terbaring di kasur dan tidak mampu beraktivitas. 

Melihat situasi kesehatan yang perlu penanganan segera, tim MDMC membawa beliau menuju RS Putri Bidadari untuk mendapatkan perawatan lanjutan. 

Pos Layanan Kesehatan di Langkat 

Tim Tanggap Bencana khususnya tim kesehatan sudah melayanan layanan kesehatan selama beberapa hari di Langkat dengan titik layanan yang berbeda. Dalam tim ini, selain tim dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UMSU yang dipimpin dr. Robitah Asfur, Wakil Ketua PW Aisyiyah Sumatera Utara juga ikut bergabung dr. Eva Delsi Koordinator Nakes MDMC PP Muhammadiyah.

Pada Ahad, tim yang bertugas di Besitang dipimpin dr. Robitah Asfur, tim Pangkalan Brandan dipimpin dr. Aril dan dr. Tiwi dan tim Tanjung Pura dipimpin dr. Yuli dan dr, Jamal.

Wakil Ketua PW Aisyiyah Sumatera Utara yang juga dosen FKIK UMSU menegaskan bahwa masyarakat Langkat sangat membutuhkan pelayanan kesehatan karena selama 12 hari mereka berada di lokasi bencana dengan lingkungan jelek. Penyakit yang dominan dari pasien yang berkunjung ke pos pelayanan kesehatan MDMC adalah kulit, demam dan batuk.

Robitah Asfur berharap pos layanan kesehatan MDMC di Langkat perlu dilakukan berkelanjutan agar pertolongan kesehatan bagi pengungsi dapat dilakukan dengan baik. (Syaifulh/Diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta menggelar acara Tutup Tahun d....

Suara Muhammadiyah

20 June 2026

Berita

WONOSOBO, Suara Muhammadiyah - Dosen Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidi....

Suara Muhammadiyah

20 February 2025

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Sebagai wujud kepedulian pendidikan agama terhadap siswa baik ya....

Suara Muhammadiyah

24 July 2023

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Surakarta menggelar kegiatan w....

Suara Muhammadiyah

28 April 2024

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Ribuan peserta mengikuti semarak jalan sehat yang diadakan oleh Universit....

Suara Muhammadiyah

13 November 2023

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah