Membesarkan Muhammadiyah Jangan Asal-asalan, tapi Butuh Ketulusan dan Keikhlasan

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
441
Prof Dr H Irwan Akib, MPd. Foto: Cris

Prof Dr H Irwan Akib, MPd. Foto: Cris

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Irwan Akib mengajak kepada seluruh warga Persyarikatan perlu menghadirkan ketulusan dalam mengurus dan membesarkan Muhammadiyah. Bagi Irwan, Muhammadiyah sebagai organisasi Islam terbesar, sehingga mustahil bisa dikelola hanya dengan mengandalkan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.

"Kita tidak bisa setengah-setengah. Kita tidak bisa asal ada dan asal-asalan (mengurus Muhammadiyah). Butuh keseriusan, kesungguhan, dan ketulusan, sehingga Muhammadiyah bisa menjadi organisasi modern," katanya saat Pengajian Hari Bermuhammadiyah Kabupaten Sleman di Masjid Agung Wahidin Soedirohoesodo Beran Lor, Tridadi, Kabupaten Sleman, Sabtu (20/9).

Hal demikian berlaku dalam mengurus di 'Aisyiyah, organisasi otonom (Ortom). Termasuk di dalam mengurus amal usaha Muhammadiyah. Bagi Irwan, tanpa memperhatikan ketiga variabel itu, maka ridha Allah tidak akan pernah diraih.

"Karena tujuan kita bermuhammadiyah untuk meraih Ridha Allah. Kalau kita mengurus Muhammadiyah hanya sisa-sisa waktu dan setengah-setengah, maka Ridha Allah tidak akan datang," katanya.

Di situ menjadi manifestasi dari bagian peribadatan kepada Allah. Juga, menjadi matarantai dari tugas kekhalifahan di muka bumi. "Maka untuk itu, kita kalau mengurus Muhammadiyah, harus diniatkan dengan tulus. Harus dengan jiwa ikhlas," tambahnya.

Irwan mengingatkan bahwa, mengurus Muhammadiyah sarat dengan tantangan dan cobaannya. "Cobaannya tidak begitu ringan," ucapnya. Memang, perjuangan di jalan Allah--lewat Muhammadiyah--begitu rupa dengan segala dinamika di dalamnya.

"Ketika kita sudah ikhlas, butuh kesabaran menjalani itu semua (mengurus Muhammadiyah)," ujarnya.

Dipertegas lagi oleh Irwan, berkecimpung di Muhammadiyah tidak bisa meninggalkan denyut nadi dakwah di kehidupan. Sebagai misi dakwah, maka diperlukan ketulusan, kesungguhan, dan keikhlasan sehingga misi dakwah itu dapat berjalan sebagaimana mestinya.

"Saya mengajak untuk menghadirkan ketulusan kita di dalam pengabdian kita kepada Allah SwT sebagai tugas kekhalifahan kita untuk membesarkan Persyarikatan Muhammadiyah. Mengurus Muhammadiyah dengan sungguh-sungguh menjadikan Muhammadiyah ini sebagai lahan untuk beribadah," tandasnya. (Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Program spiritual kaum lanjut usia di Semarang kini naik kelas.....

Suara Muhammadiyah

5 December 2025

Berita

HULU SUNGAI UTARA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Hulu Sungai Utara (HSU) A....

Suara Muhammadiyah

25 March 2025

Berita

ACEH TENGAH, Suara Muhammadiyah — Medan berat dan akses yang terputus tidak menyurutkan langka....

Suara Muhammadiyah

31 December 2025

Berita

  BANJARNEGARA, Suara Muhammadiyah - Muhammadiyah menjadi besar bukan karena ingin mewujudkan ....

Suara Muhammadiyah

8 September 2023

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - SMP UMP mengadakan kegiatan pembagian takjil gratis pada hari Selas....

Suara Muhammadiyah

27 March 2024