Mendedah Dibalik Kebertahanan Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

5 July 2026

397
Muhammad Jamaludin Ahmad, SPsi., Psikolog. Foto: Cris

Muhammad Jamaludin Ahmad, SPsi., Psikolog. Foto: Cris

PONOROGO, Suara Muhammadiyah – Muhammadiyah lahir dan terus tumbuh menjadi sangat besar. Saat ini berusia lebih dari 1 abad. Pada 8 Zulhijah 1447 H, memasuki usia ke-117 tahun. 

“Maka ini kita syukuri,” kata Muhammad Jamaludin Ahmad. Dalam pada itu, menjadi amat penting diwujudkan dalam tindakan nyata. 

“Kita lewat Muhammadiyah memberikan banyak manfaat kebaikan bagi umat dan masyarakat. Memberikan yang terbaik untuk NKRI,” tutur Ketua Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu.

Pengejawantahan itu dilakukan lewat koridor Cabang, Ranting, masjid, dan amal usaha lainnya. Tentu saja, upaya ini untuk cita-cita universal yang berdampak jangka panjang bagi kehidupan umat dan bangsa ke depannya.

“Itu demi NKRI diberkahi oleh Allah SwT. Kita syukuri itu semua. Sudah 1 abad lebih (Muhammadiyah berdiri),” ujar Jamal, Ahad (5/7) saat Hari Bermuhammadiyah Gembira di Halaman Masjid Al Manar Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Bahkan, Muhammadiyah sendiri telah melahirkan banyak pahlawan nasional yang menginspirasi. “23 putra terbaik Muhammadiyah diakui pahlawan nasional,” ucapnya. Bahkan, dikemukakan Jamal, ormas Islam yang memiliki pahlawan dengan jumlah terbanyak.

“Mudah-mudahan akan lahir kembali pahlawan-pahlawan dari Muhammadiyah untuk membangun bangsa ini menuju masyarakat adil, makmur yang diridai Allah,” katanya.

Pertanyaan yang muncul di permukaan, mengapa Muhammadiyah masih bertahan sampai sekarang? Jamal membongkar beberapa alasan objektif. 

Pertama, Allah masih rida kepada Muhammadiyah. “Kalau Allah tidak rida, gampang sekali Muhammadiyah bubar,” bebernya.

Kedua, masih banyak orang yang ikhlas di Muhammadiyah. Kata Jamal, banyak orang yang saat ini mewakafkan tanahnya di Muhammadiyah untuk kepentingan umat dan masyarakat.

“Selama Muhammadiyah masih banyak orang ikhlas, Insyaallah Muhammadiyah akan berumur panjang. Tapi kalau di Muhammadiyah sudah semakin sedikit orang yang ikhlas, maka Muhammadiyah akan bubar,” tegasnya.

Ketiga, masih banyak orang yang amanah di Muhammadiyah. Amanah menjadi sangat substansial. Lebih-lebih, telah ditekankan di dalam ajaran Islam dan menjadi keharusan bagi seluruh umat Islam di mana pun berada.

“Amanah hanya akan lahir dari keimanan. Hanya negeri yang betul-betul beriman yang benar-benar aman. Dan kalau tidak amanah, Muhammadiyah akan bubar,” sebut Jamal.

Keempat, masih banyak orang yang beribadah. Jamal menggarisbawahi, salah satu ciri khas dari warga Muhammadiyah adalah gemar beribadah. Di situlah pentingnya penempatan masjid ditata kelola sebagaimana semestinya.

“Masjid-masjid harus makmur. Hanya yang memakmurkan masjid akan dikasih solusi sesungguhnya oleh Allah,” terangnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Sabtu (24/02) pagi, di atas sebuah panggung di Lapangan drh. Sup....

Suara Muhammadiyah

25 February 2024

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah - Prestasi gemilang diraih PCM Bambanglipuro dalam Turnamen Tenis Meja an....

Suara Muhammadiyah

18 November 2024

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka mendukung program Wajib Pajak, Tax Center Universitas ....

Suara Muhammadiyah

11 March 2025

Berita

SUKABUMI, Suara Muhammadiyah - Selama dua hari, mulai tanggal 22 hingga 23 April 2024 di Hotel Sukab....

Suara Muhammadiyah

1 May 2024

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Outbound Berkarakter SD Muhammadiyah Banyuraden digelar di Karangsari O....

Suara Muhammadiyah

20 May 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah