SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Semarang melangsungkan Pengajian Pimpinan, Sabtu (19/6) di Griya Harmoni Amposari Timur, Kedungmundu, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Pengajian ini mengusung tema “Dari Konsolidasi ke Aksi: Meneguhkan Kepemimpinan Muhammadiyah yang Mencerahkan dan Berkemajuan.” Dan dihadiri yang dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah sekaligus Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti.
Ketua PDM Kota Semarang Fachrurrozi mengatakan, konsolidasi yang dilakukan sampai sekarang mulai dari baitul arqam sudah berjalan dengan sangat baik.
“Penguatan itu mudah-mudahan membuahkan hasil di mana kemudian kebermuhammadiyahan kita semakin kokoh dan semakin kuat,” tuturnya.
Lebih jauh lagi, ihwal pengkaderan. Disebut Fachrurrozi ini memegang peranan yang sangat penting, sehingga jangan sampai ditanggalkan.
“Sehingga kemudian, ini menjadi catatan penting bagi kita agar pengkaderan harus kita perhatikan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Dari pelbagai pengkaderan yang telah dilakukan, langkah berikutnya adalah dengan melakukan aksi nyata di lapangan kehidupan. Fachrurrozi menuturkan, dari semua majelis dan lembaga, sebagian sudah berjalan dengan bagus.
“Sebagai contoh, Majelis Kesehatan, kiprahnya diakui masyarakat dengan baik,” ucapnya, mencontohkan berdirinya Gedung Ibrahim Tower RS Roemani Muhammadiyah 13 lantai.
“Alhamdulillah menurut data sementara menjadi rumah sakit dengan bangunan tertinggi di Kota Semarang. Tinggal kemudian kita mengisinya dan memberikan manfaat kepada banyak orang,” kata Fachrurrozi.
Selain itu, contoh lain di Lembaga Bimbingan Manasik Haji dan Umrah. Fachrurrozi menyingkap, kalau masyarakat mengapresiasi aksi LBHU tersebut.
“Sehingga jumlah haji dari semua KBIH yang ada di Kota Semarang, Alhamdulillah KBIHU Kota Semarang adalah terbesar dari jumlah jamaahnya,” bebernya.
Dari sisi pendidikannya, pun juga menunjukkan perkembangan positif. Fachrurrozi menyebut, beberapa sekolah yang dikelola cabang, menjadi pilihan favorit bagi masyarakat.
“Muhammadiyah menjawabnya dengan menyediakan sarana pendidikan yang insya Allah cukup memadai,” bebernya.
Sementara, Mu’ti mengaku sangat senang bisa bertandang dan bersilaturahmi di Muhammadiyah Kota Semarang. “Alhamdulillah sore hari ini saya bisa hadir. Saya tentu saja merasa sangat berbahagia setiap kali ke Semarang itu serasa kembali ke rumah,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Mu’ti juga meresmikan SD Muhammadiyah Plus Banyumanik Pimpinan Cabang Muhammadiyah Banyumanik dan Kelompok Bermain ‘Aisyiyah 01 Banyumanik Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Banyumanik. (Cris)

