Mengukir Prestasi Qur’ani, 20 Murid SMA Muhi Yogyakarta Diwisuda Tahfidz

Suara Muhammadiyah

31 January 2026

642
Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 20 murid kelas XII SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta mengikuti Wisuda Tahfidz Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah se-Kota Yogyakarta yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta pada Sabtu, 31 Januari 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta ini mengusung tema “Mewujudkan Generasi Qur’ani untuk Negeri, Menebar Damai di Bumi Pertiwi”. Tema tersebut merefleksikan komitmen Muhammadiyah dalam membangun generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter Qur’ani dan berkontribusi positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada wisuda tahfidz kali ini, Mohammad Rafif Abiyu Athallah dinobatkan sebagai wisudawan terbaik dengan capaian hafalan 10 juz Al-Qur’an.

Wisuda tahfidz berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan dengan dihadiri pimpinan persyarikatan Muhammadiyah, jajaran majelis pendidikan, kepala sekolah, guru, orang tua, serta para wisudawan. Ketua PDM Kota Yogyakarta, H. Aris Madani, S.Pd.I., M.Si., hadir dan menyampaikan sambutan sekaligus motivasi.

Dalam pesannya, ia menekankan bahwa tahfidz Al-Qur’an merupakan amal mulia yang memiliki keutamaan besar, baik di dunia maupun di akhirat. “Menjadi hafidz Al-Qur’an bukan hanya tentang seberapa banyak ayat yang dihafal, tetapi sejauh mana Al-Qur’an itu hidup dalam sikap, perilaku, dan cara berpikir kita sehari-hari,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa generasi Qur’ani adalah generasi yang mampu menebar kedamaian, menjaga persatuan, dan menjadi solusi atas berbagai persoalan umat dan bangsa.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Non-Formal (PNF) PDM Kota Yogyakarta, Dr. H. Ishafit, M.Si., turut memberikan apresiasi atas capaian para wisudawan tahfidz. Ia menyampaikan bahwa tema wisuda tahun ini selaras dengan visi pendidikan Muhammadiyah yang menempatkan Al-Qur’an sebagai sumber nilai dan inspirasi dalam kehidupan.

“Kami berharap para wisudawan tidak berhenti pada seremoni hari ini, tetapi terus menjaga hafalan, memperdalam pemahaman, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an di mana pun berada,” ungkapnya. Menurutnya, hafidz Al-Qur’an memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan akhlak dan pembawa pesan damai di tengah masyarakat.

Wakil Kepala Urusan ISMUBA SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Isnanto Widi Putranto, M.Pd.I., menjelaskan bahwa 20 wisudawan dari SMA Muhi telah melalui proses seleksi yang ketat dan berjenjang. Seleksi dimulai dari pembinaan dan pemantauan hafalan secara rutin di sekolah, dilanjutkan dengan tasmi’ hafalan di hadapan tim penguji internal, hingga seleksi lanjutan dan verifikasi oleh tim tahfidz PDM Kota Yogyakarta.

“Proses ini mengacu pada mekanisme wisuda tahfidz tahun-tahun sebelumnya. Kami memastikan bahwa siswa yang diwisuda benar-benar memenuhi standar kualitas bacaan, kelancaran, serta konsistensi hafalan,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa proses tersebut sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter berupa kedisiplinan, keistiqamahan, dan tanggung jawab.

 


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KULON PROGO, Suara Muhammadiyah – Di tengah kepungan hutan jati, berdiri sebuah pesantren sede....

Suara Muhammadiyah

8 April 2026

Berita

PRM Tangkahan Kumpulkan Dana untuk Pembangunan Masjid MEDAN, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Da....

Suara Muhammadiyah

27 November 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Indonesia dinilai memiliki modal strategis untuk meneguhkan di....

Suara Muhammadiyah

20 November 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Menjelang dilaksanakan Grand Opening [GO] Kantor SM Tour & Travel ....

Suara Muhammadiyah

31 January 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Audit Eksternal Surveilans ISO 21001:2018 Universitas Muhammadi....

Suara Muhammadiyah

24 December 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah