Menko Pangan Ungkap Teologi Al-Maun Memberikan Manfaat Nyata bagi Kehidupan

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
737
Dr (HC) Zulkifli Hasan, SE., MM. Foto: Eksanda Naufal Amar Alimuddin

Dr (HC) Zulkifli Hasan, SE., MM. Foto: Eksanda Naufal Amar Alimuddin

KARANGANYAR, Suara Muhammadiyah - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) hadir di Seminar Nasional Jambore Nasional Relawan Muhammadiyah-'Aisyiyah ke-3, Jumat (27/6) bertempat di Water Park Lawu Resort Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah.

Zulhas mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjalankan roda pemerintahannya membawa spirit Teologi Al-Maun. Teologi ini menjadi pijakan dakwah Muhammadiyah di akar rumput.

"Yang diperjuangkan Pak Prabowo itu Teologi Al-Maun. Jadi Kita sehati. Kita bahagia, menjalankan program-programnya itu," katanya.

Salah satu aktualisasi program-programnya yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG). "Menjadi program prioritas," sebutnya. Karena program MBG ini, beberapa Zulhas, tidak hanya akan meningkatkan asupan bergizi bagi penerima manfaat, "Tetapi berperan penting menghidupkan perekonomian pedesaan," tambahnya.

Ditargetkan sampai akhir tahun mencapai 82,9 juta penerima manfaat MBG. Karena, melalui MBG ini, dibidang pendidikan akan meningkatkan prestasi, partisipasi, dan kehadiran siswa. "Terutama, meningkatkan pemahaman edukasi gizi," sambungnya.

Lebih lanjut, dibidang ekonomi, MBG ini memanfaatkan bahan pangan lokal di daerah. Dari sini, maka dapat meningkatkan kesejahteraan petani, koperasi/BUMDES dan pelaku UMKM. "Peningkatan ekonomi desa 5-7 kali lipat," ungkapnya.

Selain itu, aktualisasi Teologi Al-Maun mewujud pada program ketahanan pangan. "Ini yang penting. Karena kalau kita tidak bergerak dibidang ketahanan pangan, tidak mungkin menjadi bangsa maju," tegasnya. 

Tegas Zulhas, bahwa sudah tidak ada lagi impor beras di Indonesia, karena stok pangan nasional saat ini cukup. "Tahun lalu kita impor beras 3,8 juta. Hari ini stok beras kita ada 4 juta ton. Bahkan sampai tahun depan, kita tidak impor beras lagi," tandasnya.

Selain Zulhas, hadir juga Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Bidang Sosial dan Penanggulangan Bencana amalia Yunita. Serta, Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat, di mana keduanya juga didaulat menjadi narasumber dalam seminar nasional tersebut. (Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Perlindungan hukum bagi pekerja migran Indonesia (PMI) menjadi perhati....

Suara Muhammadiyah

25 November 2024

Berita

Pesantren At-Taqwa Muhammadiyah Semarang Tawarkan Lawan Epidemi Kesepian SEMARANG, Suara Muhammadiy....

Suara Muhammadiyah

6 October 2025

Berita

PURWOREJO, Suara Muhammadiyah - Empat Organisasi Otonom (ortom) Muhammadiyah Tingkat Kabupaten Purwo....

Suara Muhammadiyah

10 December 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Muhamamdiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1445 ....

Suara Muhammadiyah

16 February 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Industri perbankan syariah di Indonesia terus menunjukkan pertumbuh....

Suara Muhammadiyah

26 April 2025