Meriahkan Milad ke-16 UMRI, Ratusan Masyarakat Ikuti Jalan Sehat

Publish

10 June 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1062
Doc. UMRI

Doc. UMRI

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah - Ratusan warga Persyarikatan dan umum memadati halaman kampus utama Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI). Hal tersebut dalam rangka mengikuti Jalan Sehat semarak Milad ke-16 UMRI yang dilaksanakan pada Ahad (9/6).

Jalan sehat ini dilepas Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMRI, Prof Dr Nazir Karim. Dan didampingi Wakil Rektor II dan III UMRI, pimpinan perusahaan atau mitra kerja Umri, civitas akademika Umri, mahasiswa. Ratusan peserta lainnya, yang berjalan melalui rute yang telah ditetapkan oleh panitia.

Mulai dari halaman kampus, menuju Jalan Tuanku Tambusai ke arah RS Hermina kemudian berbalik arah menuju arah Mall SKA dan kembali ke area kampus. Wakil Rektor III UMRI, Dr Jufrizal Syahri MSi menyampaikan bahwa gerak jalan sehat ini akan dilaksanakan dua kali. Pertama tanggal 9 Juni dan saat puncak milad UMRI pada 23 Juni 2024. Maka, hadiah yang ada juga dibagi dengan kegiatan yang tanggal 23 Juni.

"Jadi jangan kecewa. Karena sebagian lainnya dibagikan hari ini," paparnya.

Pelaksanaan jalan sehat ini, tuturnya, dalam rangka Tasyakuran Milad ke-16 UMRI. Di mana di usia ini, UMRI banyak mengalami peningkatan. Selain secara fisik, di saat yang sama juga terjadi peningkatan dari sisi akademis. Yaitu dengan hadirnya Fakultas Kedokteran di UMRI.

Sementara, BPH UMRI Prof Nazir Karim menyampaikan UMRI sudah berkembang baik. Ia menilai semua ini merupakan wujud dari kolaborasi dengan semua pihak, termasuk pemerintah dan dunia usaha yang peduli dengan pendidikan sangat penting dilanjutkan. "Atas segala dukungan ini, kami bersyukur," paparnya.

Dia berharap, UMRI semakin dikenal secara global. Sehingga UMRI bisa menjadi world class university. Untuk dapat mencapai secercah asa ini, UMRI telah melakukan kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di Asia Tenggara.

Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Riau, Dr Arden Simeru yang hadir mewakili Pj Gubernur Riau menyampaikan, usia 16 tahun bukan sebentar. Namun, capaian UMRI sangat luar biasa. Salah satunya adalah Fakultas Kedokteran yang sudah dikeluarkan izinnya. "Ini kado terindah di usia UMRI yang ke-16," paparnya.

Beberapa tahun ini Riau kekurangan guru produktif di SMK. Saat ini ada 316 SMK di Riau, di mana guru kejuruannya masing sangat kurang. Bahkan, pelbagai universitas negeri juga sangat kurang memenuhi kebutuhan ini. "Tak banyak Universitas yang mau mengembangkan bidang ini," paparnya. Maka, Arden menilai hal ini bisa menjadi potensi yang dimanfaatkan oleh UMRI.

Nama besar Muhammadiyah, dukungan sumber daya manusia yang berkualitas dan lokasinya yang strategis membuat UMRI berpotensi menjadi perguruan tinggi yang besar. Tinggal lagi seluruh stakeholder di dalamnya berkomitmen mengembangkan kampus ini. Disdik, tambahnya, siap bersinergi mengembangkan UMRI.

Pada rangkaian milad ini, sejumlah Rektor Perguruan Tinggi Asia Tenggara dijadwalkan akan melakukan Sarasehan Pemikir. Nantinya akan datang Rektor dari Malaysia, Thailand, Brunei, Singapura dan lainnya. (Muhansir/Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KEDIRI, Suara Muhammadiyah - Pada Ahad, 25 Februari 2024, warga Muhammadiyah melangsungkan kegiatan ....

Suara Muhammadiyah

26 February 2024

Berita

Gaungkan Nilai Persyarikatan, Civitas Akademika UMAM Ikuti Training Muhammadiyah  PERLIS, Suar....

Suara Muhammadiyah

25 October 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Usia adalah beban. Seiring bertambahnya usia, berarti semakin berta....

Suara Muhammadiyah

13 August 2025

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Murid kelas VI SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat S....

Suara Muhammadiyah

5 August 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Atlet putri Camel Race Indonesia yang juga alumnus Program Studi....

Suara Muhammadiyah

29 November 2025