MHH PP Muhammadiyah Gelar Sekolah HAM di Surabaya

Suara Muhammadiyah

8 July 2024

1594
Dok : Foto bersama

Dok : Foto bersama

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Bertempat di Hotel Harris Gubeg Surabaya Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah menyelenggarakan kegiatan Workshop dan Training Of Trainners Sekolah Hak Asasi Manusia yang dilaksanakan pada Sabtu-Ahad, 6-7 Juli 2024 di kota Surabaya. Kegiatan ini dibagi menjadi beberapa sesi kali ini adalah sesi pertama di mana peserta dari sekolah HAM ini adalah peserta dari beberapa daerah di antaranya, Sumatera Barat, Sumatera selatan, Sulawesi tengah, Kalimantan Barat, Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat.

Hadir sebagai narasumber di antaranya, Dr H M Busyro Muqqodas Ketua PP Muhammadiyah yang membidangi Majelis Hukum dan HAM, Lembaga hikmah kebijakan publik dan Majelis Lingkungan Hidup hadir juga beberapa narasumber di antaranya, Dr Bambang Widjojanto mantan Anggota KPK RI, Feri Amsari, SH., LLM Dosen Universitas Andalas, Dr Manager Nasution Wakil Ketua LPSK RI, Prof. Abrori Guru Besar UMS Surakarta, Prof Hafid Abbas Mantan ketua Komnas HAM RI dan banyak lagi.

Kegiatan ini diupayakan oleh Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk menciptakan kader hukum Muhammadiyah yang memiliki karakteristik dan kemampuan yang mumpuni. Materi yang disampaikan adalah tentang posisi Muhammadiyah dalam memandang Hak Asasi Manusia dan menciptakan Hak Asasi Manusia versi Muhammadiyah.

Dalam sambutannya, Busyro Muqoddas menyatakan, “Sekolah ini bertujuan membentuk kader yang mampu menjaga nilai-nilai kemuhammadiyahan dalam melakukan advokasi hukum,” ujarnya.                                       Sementara Mantan Ketua KPK yang terkenal vokal dan berintegritas tingggi, Bambang Widjojanto menjelaskan "Pelanggaran HAM dapat terjadi dengan mudah oleh kekuasaan jika tanpa adanya kontrol yang memadai dan tiada yang berani menyuarakan pelanggaran itu," katanya.

Menurut Immada Ichsani salah satu peserta acara dari perwakilan Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia PWM Kalbar dirinya merasa sangat bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut dari narasumbernya langsung yang sudah sangat terbukti keberaniannya dalam penegakan HAM di Indonesia.                                                    

"Tidak dipungkiri betapa pelanggaran HAM di Kalimantab Barat juga terjadi, sebagai contoh koorporasi perusahaan sawit yang mengambil tanah warga, pegawai dari perusahaan sawit tersebut yang belum digaji secara layak oleh perusahaan, kasus Agraria, kebebasan berpendapat hingga terakhir kasus yang sedang ramai menjadi pembahasan yakni kasus Afif,” tuturnya. (Arief/Fab)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Menepis Kesalahpahaman Makna "Fitnah" Oleh: Donny Syofyan/Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas An....

Suara Muhammadiyah

11 April 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) mendukung penuh implementasi ....

Suara Muhammadiyah

20 July 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pagi hari, ribuan santri dan juga civitas PPM MBS Yogyakarta telah ....

Suara Muhammadiyah

19 July 2026

Berita

PALOPO, Suara Muhammadiyah — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Palopo menetapkan Prof. D....

Suara Muhammadiyah

16 July 2026

Berita

  MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Sepertinya, tidak ada hari yang lebih seru dan mengasyikkan b....

Suara Muhammadiyah

7 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah