SIKKA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF) bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sikka bergandengan tangan memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan Milad ke-13 Universitas Muhammadiyah Maumere, Sabtu (24/1/2026), bertempat di Aula Amin Rais, Maumere, Kabupaten Sikka. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta unsur Persyarikatan Muhammadiyah sebagai wujud kebersamaan dan sinergi dalam membangun Amal Usaha Muhammadiyah di wilayah Nusa Tenggara Timur, khususnya di Nian Tana Sikka.
Peringatan Isra Mi’raj yang mengusung tema “Hikmah Al-Isra wal Mi’raj Nabi Muhammad SAW dalam Membangun Spirit Ibadah, Pengabdian, dan Keilmuan” tersebut menjadi momentum reflektif bagi sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Maumere untuk meneguhkan kembali nilai-nilai spiritual, etos kerja, dan pengabdian dalam kehidupan akademik. Kegiatan ini dimaknai tidak sekadar sebagai peringatan hari besar Islam, tetapi juga sebagai ruang penguatan komitmen keislaman dan keilmuan yang menjadi fondasi utama pengembangan kampus Muhammadiyah.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan sambutan Deputi Rektor Universitas Muhammadiyah Maumere, Drs. Daniel Fernandez, M.Si., yang menyampaikan sejarah singkat berdirinya UNIMOF sebagai bagian dari ikhtiar Persyarikatan Muhammadiyah dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas di wilayah timur Indonesia. Ia menekankan bahwa kemajuan kampus harus dibangun di atas semangat kebersamaan, etika, dan tanggung jawab kolektif, dengan mengedepankan hal-hal positif dan kemajuan, tanpa membuka atau mempertajam kekurangan, baik secara individu maupun kelembagaan. Menurutnya, kedewasaan dalam bersikap dan bersinergi menjadi kunci utama dalam membawa UNIMOF terus bertumbuh dan berkembang.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Ketua PDM Sikka, Mohamad Ihsan Wahab, S.H.I., M.Pd., yang menegaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan perjalanan agung Rasulullah SAW yang menunjukkan kebesaran dan kekuasaan Allah SWT yang tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Ia menyampaikan bahwa peristiwa tersebut menjadi pelajaran penting bagi umat Islam untuk senantiasa memaksimalkan ibadah kepada Allah dalam setiap kondisi kehidupan. Ia juga menegaskan komitmen PDM Sikka untuk terus bergandengan tangan dengan Universitas Muhammadiyah Maumere dalam membangun dan mengembangkan Amal Usaha Muhammadiyah, khususnya di bidang pendidikan, agar terus memberi manfaat nyata bagi umat dan masyarakat luas.
Kegiatan semakin semarak dengan penampilan seni Islami dari siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Muhammadiyah Waipare yang menjadi pemanis acara. Penampilan tersebut mencerminkan kesinambungan kaderisasi Muhammadiyah sejak usia dini hingga perguruan tinggi, sekaligus menampilkan wajah pendidikan Muhammadiyah yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pembinaan karakter, seni, dan nilai-nilai keislaman.
Puncak acara diisi dengan ceramah oleh Ustadz Yahdi Baco, S.H., yang mengajak seluruh hadirin untuk mengambil hikmah mendalam dari peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya totalitas dalam bekerja sebagai wujud ibadah kepada Allah SWT, serta keikhlasan dan istiqamah dalam menjalankan amanah, khususnya bagi dosen dan pegawai Universitas Muhammadiyah Maumere. Menurutnya, pekerjaan yang diniatkan sebagai ibadah akan melahirkan semangat pengabdian yang tulus dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia sekaligus Ketua LPPAIK Universitas Muhammadiyah Maumere, Abdul Gadri Jihad, S.Sos., M.Pd., menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj yang dirangkaikan dengan Milad ke-13 UNIMOF merupakan momentum strategis untuk pendalaman spirit ibadah, pengabdian, dan keilmuan sebagaimana tema yang diangkat. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan memberikan harapan dan penguatan bagi seluruh sivitas akademika UNIMOF khususnya, serta warga Persyarikatan Muhammadiyah pada umumnya, untuk terus memahami dan meneladani Rasulullah SAW sebagai wujud pengabdian kepada Allah SWT.
Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW mengajarkan bahwa pengabdian kepada Allah selalu mengandung nilai cinta dan pengorbanan. Oleh karena itu, mencintai pekerjaan dalam Amal Usaha Muhammadiyah harus dimaknai sebagai bagian dari ibadah dan pengabdian, yang dijalani dengan penuh keikhlasan dalam membangun Persyarikatan Muhammadiyah. Dari sikap tersebut, lanjutnya, akan tumbuh semangat yang tidak pernah padam untuk terus memajukan dan mengembangkan Amal Usaha Muhammadiyah serta Persyarikatan secara keseluruhan.
Ia juga menambahkan bahwa momentum Milad ke-13 Universitas Muhammadiyah Maumere ini menjadi ajakan bersama untuk saling bergandengan tangan dan bahu-membahu dalam membangun Amal Usaha dan Persyarikatan, khususnya UNIMOF, agar di usianya yang ke-13 semakin jaya, kokoh, dan mampu memberi manfaat yang luas bagi masyarakat, terutama bagi warga Nian Tana Sikka.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan dan pertumbuhan Universitas Muhammadiyah Maumere selama 13 tahun. Melalui peringatan Isra Mi’raj dan Milad ini, Universitas Muhammadiyah Maumere bersama PDM Sikka menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan tinggi yang berlandaskan nilai-nilai Islam berkemajuan, memperkuat sinergi Persyarikatan, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Sikka dan wilayah Nusa Tenggara Timur.

