MPKS PWM DIY Optimalisasikan Program Senior Care di Cabang se-Kota Yogyakarta

Publish

15 October 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
297
Foto istimewa

Foto istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah -Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengadakan Gathering Lansia dan penyerahan dana program lansia atas kerjasama dengan PKU Muhammadiyah Kota Yogyakarta, Senin (13/10) di Aula Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalisasikan program lansia yang ada di cabang Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se Kota Yogyakarta.

Bendahara Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) PDM Kota Yogyakarta, Taffaquruddin menyampaikan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah perlu bersinergi dalam membangun program lansia. 

Ia juga menambahkan bahwa selama ini banyak yang menganggap bahwa program Day Care itu milik ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah Senior Care milik Muhammadiyah sehingga kesannya terpisah.

“Sebenarnya apapun namanya tidak jadi masalah yang penting jalur koordinasinya jelas dan bisa jalan bersama”, ungkapnya. 

Edi Sukoco, Wakil Ketua PDM Kota Yogyakarta menyampaikan, di PDM Kota Yogyakarta terdapat 14 Cabang Muhammadiyah. Ia berharap program-program yang ada di MPKS Wilayah dapat diturunkan ke daerah maupun cabang – cabang yang ada.

”Kami berharap program – program yang ada di MPKS Wilayah dapat direalisasikan di tingkat daerah maupun cabang terutama program lansia. Harapannya, lansia-lansia yang ada di Jogja juga mendapatkan perhatian,” ujarnya.

Edi mengatakan, lansia membutuhkan kegiatan dan perlu perhatian secara psikologis terlebih di DIY jumlah lansianya terbanyak se-Indonesia.

Zainal Arifin menjelaskan, Muhammadiyah sebenarnya sudah lama menggunakan istilah Senior Citizen dalam penyebutan Senior Care akan tetapi MPKS PP menurunkan programnya menjadi Senior Care agar mudah dipahami.

“Kami melihat Senior Care (lansia) ini memiliki banyak potensi karena pengalaman hidupnya bisa dibagikan kepada yang muda, karena di zaman sekarang anak mudanya kurang mengenal sejarah.”

Zainal juga menambahkan, MPKS PWM DIY berusaha fokus dan serius dalam pengembangan program ini salah satunya, bermitra dengan Prof Ryuhei Sano dari Hosei University untuk belajar terkait lansia dan diberi kesempatan untuk mengirimkan 4 kandidat untuk magang dan belajar. "Terkait program lansia yang berada di Jepang serta akan diikutkan sertifikasi nasional yang diadakan oleh pemerintah Jepang," katanya. (Wicak/Nurvi)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Muhammadiyah Purw....

Suara Muhammadiyah

19 October 2023

Berita

TULANG BAWANG, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Tulang Bawang mengg....

Suara Muhammadiyah

10 November 2025

Berita

BUKITTINGGI, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah &lsquo....

Suara Muhammadiyah

8 September 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Saat ini, judi online semakin merajala dan sangat meresakan masy....

Suara Muhammadiyah

27 June 2024

Berita

SHANGHAI, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) secara resmi ditunju....

Suara Muhammadiyah

18 December 2025