Halal Bihalal Pererat Ukhuwah
PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah – Dalam rangka mempererat hubungan dan memperkokoh ukhuwah Islamiyah, Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang ’Aisyiyah Kedungwuni menggelar kegiatan Halal Bihalal Silaturahmi Warga Muhammadiyah dan ’Aisyiyah. Acara ini diselenggarakan di Masjid Al-Hidayah, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Pisma Kedungwuni). Kegiatan berlangsung khidmat dan semarak, diawali dengan penampilan hadroh dari MBS Wonopringgo yang menambah suasana religius dan penuh kebersamaan pada Ahad (19/4).
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan unsur masyarakat, di antaranya Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, Dr. KH. Tafsir, M.Ag, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah H. Sofwan Sumadi, jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah 'Aisyiyah Kabupaten Pekalongan, Camat Kedungwuni, Kapolsek Kedungwuni, Danramil Kedungwuni, Pimpinan Cabang Muhammadiyah & ’Aisyiyah Kedungwuni, Pimpinan Ranting Muhammadiyah & 'Aisyiyah Kedungwuni Kelurahan Kedungwuni Timur, para ketua RT setempat, khususnya RT 17 Perumahan Pisma Griya Permai, serta simpatisan Muhammadiyah dan ’Aisyiyah yang turut memadati lokasi acara dari Cabang sekitar.
Ketua PCM Kedungwuni, Mustamian, S.E., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada PRM Pisma Kedungwuni yang telah berkenan menjadi tuan rumah terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi seluruh panitia dan pihak yang telah berkontribusi sehingga acara dapat berjalan dengan lancar dan sukses.
“Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh PRM dan PRA yang telah menyemarakkan kegiatan ini, serta kepada seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang turut mendukung. Momentum ini tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana informasi dan penguatan organisasi. Saat ini terdapat sembilan ranting di Kedungwuni, bahkan dalam satu kelurahan bisa terdapat hingga tiga ranting. Selain itu, AUM seperti BTM juga terus dikelola untuk kemaslahatan umat,” ungkapnya.
Sementara itu, Camat Kedungwuni, Bambang Dwi Yuswanto, S.IP., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dari pemerintah atas kontribusi Muhammadiyah dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Ia menilai Muhammadiyah sebagai organisasi yang berdaya dan konsisten membantu pemerintah dalam pembangunan sosial kemasyarakatan.
“Atas nama pemerintah, kami mengucapkan terima kasih kepada Muhammadiyah yang telah banyak berkontribusi. Muhammadiyah diharapkan tetap berjalan pada jalur yang semestinya, khususnya di tengah maraknya persoalan di media sosial saat ini. Di Kabupaten Pekalongan, prioritas pembangunan meliputi infrastruktur, pelayanan kesehatan melalui BPJS, serta program RTLH (Rumah Tidak Layak Huni). Kami berharap masyarakat dapat aktif berkoordinasi dengan pemerintah desa maupun kecamatan untuk mengakses program-program tersebut,” jelasnya.
Dalam tausiyahnya, Ketua PWM Jawa Tengah, Dr. KH. Tafsir, M.Ag., menegaskan pentingnya memahami dan mengamalkan kepribadian Muhammadiyah sebagai landasan gerakan. Ia mengutip salah satu poin penting dalam Kepribadian Muhammadiyah yang disahkan pada tahun 1962, yakni kewajiban membantu pemerintah dan bekerja sama dengan berbagai golongan dalam membangun negara demi terwujudnya masyarakat adil dan makmur yang diridhai Allah SWT.
Menurutnya, sejak awal berdirinya, Muhammadiyah telah berperan aktif dalam membantu masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. Muhammadiyah tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga ilmu pengetahuan umum sebagai bekal kehidupan dunia dan akhirat.
“Halal bihalal ini hendaknya menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, terutama bagi mereka yang jarang hadir dalam kegiatan. Justru melalui kegiatan seperti ini, diharapkan dapat menyatukan kembali hubungan yang mungkin renggang. Esensi dari halal bihalal adalah saling memohon maaf dan mengikhlaskan kesalahan, sehingga terbangun hati yang bersih dan persaudaraan yang kuat,” tuturnya. (Shofani)
