Muhammadiyah Perkuat Ekosistem Ekonomi Umat melalui Hilirisasi UMKM

Suara Muhammadiyah

25 July 2026

335
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANJARMASIN, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof Dr Muhadjir Effendy, MAP, menegaskan komitmen persyarikatan dalam membangun kekuatan ekonomi umat melalui penguatan jaringan ritel yang inklusif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Strategi ini merupakan langkah nyata Muhammadiyah dalam menjawab tantangan rantai pasok (supply chain) industri ritel di Indonesia yang selama ini dinilai masih sulit ditembus oleh produk-produk lokal.

Dalam sambutan dalam peresmian Mentari Mart di Banjarmasin, Muhadjir menyampaikan bahwa pembangunan jaringan ritel Muhammadiyah saat ini tengah memasuki fase ekspansi yang konsisten dan berkelanjutan. Setelah meresmikan gerai kelima di Kalimantan Selatan, Muhammadiyah menargetkan pembukaan jaringan baru di sejumlah wilayah strategis seperti Jember, Jambi, Palembang, Sumatera Utara, hingga wilayah Jawa Timur meliputi Magetan dan Madiun.

"Insyaallah nanti akan terus beruntun walaupun tidak masif tetapi ajek, dan insyaallah akan berkelanjutan sampai betul-betul nanti akan terbangun jaringan ritel Muhammadiyah yang memadai," ujar Muhadjir, Jum'at (24/7). Turut hadir Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir, MSi, Sekretaris PP Muhammadiyah Muhammad Sayuti, PhD, Rektor UMBJM Prof Dr Khudzaifah Dimyati, MHum, hingga jajaran PWM Kalsel.

Menembus Rantai Pasok Industri Fokus utama dari gerakan ekonomi ini adalah untuk menampung produksi UMKM yang selama ini masih terpinggirkan dari sistem distribusi ritel nasional. Muhammadiyah melihat adanya hambatan bagi UMKM untuk masuk ke dalam supply chain industri ritel besar, sehingga kehadiran jaringan distribusi mandiri menjadi solusi krusial bagi kemandirian ekonomi.

Lebih lanjut, Muhadjir memaparkan visi jangka panjang di mana penguatan jaringan gerai di tingkat Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) akan menjadi fondasi untuk menguasai sektor logistik. Dengan jaringan yang kuat, Muhammadiyah berencana mengelola sistem logistiknya secara mandiri agar tidak lagi bergantung sepenuhnya pada mitra luar.

"Kalau nanti jaringannya sudah cukup kuat, kita bisa naik ke logistiknya sehingga kita bisa menangani sebagian dari logistiknya," jelasnya.

Upaya penguatan ekonomi ini diharapkan mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen organisasi, mulai dari tingkat wilayah hingga pusat, guna merealisasikan ekosistem ekonomi yang mampu menopang produksi lokal secara sistematis dan berkelanjutan. (rpd)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Program Studi Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu P....

Suara Muhammadiyah

16 November 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisy....

Suara Muhammadiyah

18 December 2023

Berita

MANADO, Suara Muhammadiyah — Suasana penuh semangat dan kekeluargaan terasa dalam kegiatan Kaj....

Suara Muhammadiyah

11 May 2026

Berita

TANGSEL, Suara Muhammadiyah - Sabtu siang yang mendung dan gerimis sahdu, aula AR. Fahrudin, SMA Muh....

Suara Muhammadiyah

9 February 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Hubungan Bangladesh dengan Indonesia dipandang sebagai kemitra....

Suara Muhammadiyah

27 December 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah