Muhammadiyah Perkuat Sinergi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatra

Suara Muhammadiyah

13 February 2026

608
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MEDAN, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Pos Koordinasi Nasional (Poskornas) MDMC menyelenggarakan Lokakarya Integrasi Rencana Aksi Kolaboratif Majelis, Lembaga, dan Organisasi Otonom (MLO) Muhammadiyah guna memperkuat Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) pascatanggap darurat banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kegiatan berlangsung di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Medan, Selasa (10/2).

Lokakarya bertujuan menyusun kerangka kerja bersama yang komprehensif dan terkoordinasi melalui penyelarasan perencanaan, pemetaan kebutuhan lapangan, serta penguatan kolaborasi antar unsur Muhammadiyah berbasis analisis kebutuhan dan prinsip pengurangan risiko bencana. Lokakarya ini menegaskan pentingnya perencanaan berbasis data, keberlanjutan program, serta pelibatan aktif masyarakat terdampak agar pemulihan tepat sasaran dan berdaya guna.

Kegiatan ini menghasilkan komitmen peningkatan kapasitas relawan dan pengelola program, kejelasan alur koordinasi serta pembagian peran antar lembaga, sekaligus mendorong sinergi dengan pemerintah dan mitra strategis. Program RR diarahkan tidak hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga pemulihan sosial, ekonomi, dan psikososial masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua PP Muhammadiyah dr. H. Agus Taufiqurrahman, Sp.S., M.Kes., menekankan pentingnya sinergi lintas unsur agar agenda pemulihan berjalan terukur dan berkelanjutan. Pengarah Poskornas sekaligus Ketua MDMC Budi Setiawan, ST., menambahkan bahwa dialog ini menjadi ruang memahami kebutuhan daerah sekaligus merumuskan langkah konkret bersama, seraya mengapresiasi dukungan fasilitas dari UMSU.

Lokakarya  menandai pergeseran dari fase tanggap darurat menuju pemulihan jangka panjang (recovery phase) dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat sebagai subjek pemulihan. Konsolidasi MLO bersama PWM di tiga provinsi difokuskan pada pemulihan pendidikan, layanan kesehatan, hunian warga, WASH, pemberdayaan ekonomi, dukungan psikososial, serta penguatan organisasi dan relawan lokal. Koordinasi satu pintu melalui MDMC dengan prinsip one Muhammadiyah one response dan penggalangan dana terpadu melalui Lazismu menjadi strategi keberlanjutan program.

Lokakarya ini diikuti unsur PP Muhammadiyah mulai dari PWM Aceh, Sumut, Sumbar, MDMC, MPKU, MPM, Majelis Diktilitbang dan Dikdasmen, MPKS, Lazismu pusat dan wilayah, PP ‘Aisyiyah beserta majelis terkait, serta UMSU. 

Melalui kegiatan ini, Muhammadiyah menegaskan komitmen pengawalan program RR melalui monitoring dan evaluasi berkelanjutan agar proses pemulihan berjalan cepat, tepat sasaran, dan mampu membangun kembali kehidupan masyarakat menjadi lebih baik.(*)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PALANGKA RAYA, Suara Muhammadiyah - LAZISMU sebagai salah satu lembaga yang berada di bawah Pimpinan....

Suara Muhammadiyah

1 October 2025

Berita

BOGOR, Suara Muhammadiyah -Komunikasi harusnya dipahami tidak sekedar kegiatan transfer pesan, lebih....

Suara Muhammadiyah

10 October 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah -- Tim Humas Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung terus mengasah kem....

Suara Muhammadiyah

6 December 2025

Berita

Perkuat Gerakan Pendidikan  Inklusif untuk Generasi Emas JAKARTA, Suara Muhammadiyah — M....

Suara Muhammadiyah

14 May 2026

Berita

WONOGIRI, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Wonogiri menyelenggarakan Peng....

Suara Muhammadiyah

26 January 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah