PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Kalimantan bergulat dengan bencana yang lebih senyap namun tak kalah merusak, yaitu kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sejak Januari hingga Juli 2026 saja, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mencatat lebih dari 34 ribu titik panas dan sekitar 33.800 hektare lahan terbakar di Kalimantan. Ketika memasuki Agustus sampai akhir September, situasi semakin memburuk dimana titik panas di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng), berdasarkan data harian Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Provinsi Kalteng, tercatat 189.000 titik.
Sejauh ini situasi di Kalteng masih diwarnai kabut asap tebal. Hal itu diperburuk oleh musim kemarau berkepanjangan. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan ini menjadi ancaman serius, terutama para relawan yang berada dilapangan. Muhammadiyah melalui MDMC, LAZISMU Kalteng, bersama para organisasi otonom Muhammadiyah (ortom) yang tergabung dalam Semangat One Muhammadiyah One Response (OMOR). Terus melakukan aksi nyata, dalam upaya penanggulangan bencana karhutla, diantaranya adalah pembagian oxycan (tabung oksigen portabel) untuk para relawan, Kamis, 1 Oktober 2026.
Dukungan pembagian oxycan diberikan kepada relawan yang terlibat dalam penanganan karhutla secara langsung dilapangan sebagai bahan pertolongan pertama saat mengalami sesak akibat kelelahan (mengembalikan kesegaran tubuh) jumlah oxycan yang di bagikan berjumlah 250 tabung (kaleng) dengan rincian pos layanan MDMC Kota Palangka Raya 75 tabung (kaleng), pos layanan MDMC kabupaten Kotim 75 tabung (kaleng), pos layanan MDMC kabupaten Katingan 50 tabung (kaleng), pos layanan MDMC kabupaten Kotawaringin Barat 50 tabung (kaleng).
Ketua pos koordinasi (poskor) Inayati Muharini, menyampaikan kelancaran dan keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak yang saling bahu-membahu. Apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya disampaikan kepada para donatur yaitu LAZISMU Jawa Timur dan PT. Samator Group yang telah memberikan (mengirimkan) oxycan untuk para relawan di lapangan.
“Semangat one Muhammadiyah one respon (OMOR) serta semangat terus bermanfaat memberi solusi di tengah bencana yang dihadapi, memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat terutama untuk para relawan dilapangan. Semoga ikhtiar bersama ini menjadi ladang pahala serta membawa keberkahan bagi seluruh warga,” ujarnya.
Ditambahkan, Manager Area LAZISMU Kalteng, Kurniawan mengungkapkan melalui program Indonesia Siaga, sejumlah layanan telah dijalankan, antara lain penerjunan relawan untuk pemadaman dan pendinginan, mendirikan rumah oksigen di beberapa tempat dengan rincian digedung dakwah Muhammadiyah Kalimantan Tengah (wilayah), daerah kota Palangka Raya, daerah Kotawaringin Timur, daerah Muara Teweh, daerah Kasongan, daerah Kotawaringin Barat, pembagian nutrisi serta kali ini adalah pembagian oxycan untuk relawan.
“Muhammadiyah hadir memberi untuk negeri, dengan program Indonesia siaga melalui LAZISMU Kalteng, yang terus berkolaborasi dengan berbagai pihak baik sesama LAZISMU Se – Indonesia serta dari berbagai mitra salah satunya PT. Samator Group untuk memastikan bersama kita kuat dalam menghadapi bencana karhutla,” Ujarnya.
LAZISMU Kalteng masih membuka peluang penghimpunan donasi dengan program Indonesia Siaga, Bagi para donatur yang ingin menyerahkan zakat, infak, dan sedekahnya lewat LAZISMU Kalteng, dapat melalui Transfer Donasi-Mu: BSI: 104 683 6886 (Infak/Sedekah), rekening a.n. LAZISMU PWM Kalteng. Konfirmasi Donasi ke 0822 5546 9065 a.n (LAZISMU Kalteng). (mf)

