Muhammadiyah Sampaikan 10 Masukan terkait Haji - Umrah dalam RDP dengan Komisi VIII DPR

Publish

21 August 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
703
Foto Istimewa

Foto Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah — Sekretaris Lembaga Pembinaan Haji dan Umrah (LPHU) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr. H. Marjuki, menyampaikan sepuluh masukan penting terkait penyelenggaraan ibadah haji dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi VIII DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/8/2025).

Marjuki menekankan pentingnya penguatan regulasi terkait Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

“KBIHU perlu diperkuat regulasinya, dan porsi pembimbing haji dari KBIHU sebaiknya diprioritaskan sebagai pendamping haji,” ujarnya di hadapan Panja Komisi DPR RI mengenai RUU Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah dalam Rapat Dengar Pendapat Umum dengan organisasi kemasyarakatan Islam.

Ia juga menegaskan bahwa petugas haji sebaiknya berasal dari kalangan yang sudah memiliki pengalaman berhaji. Selain itu, aspek kesehatan jemaah menurutnya perlu mendapat perhatian serius.

“Istito’ah kesehatan harus sesuai dengan ketentuan pemerintah Saudi. Masih banyak jemaah dengan penyakit berat yang tetap berangkat, sehingga angka kematian jemaah Indonesia dinilai tinggi,” kata Marjuki.

Muhammadiyah juga mendukung pembentukan kembali lembaga pengawas haji guna memperkuat aspek pengawasan. Dari sisi pembinaan, Marjuki mengusulkan penguatan silabus dan kurikulum manasik agar jemaah lebih siap secara ibadah dan secara psikologis ketika sudah sampai ditanah suci

“Silabus manasik haji harus diperkuat agar jamaah memiliki bekal ibadah yang maksimal,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya penatalaksanaan DAM, peningkatan kualitas layanan gizi jamaah, serta perapian data antara manifest kloter dengan sistem e-Hajj. “Data manifest kloter harus rapi dan sesuai dengan e-Hajj agar tidak menimbulkan masalah di lapangan,” tambahnya.

Terakhir, Marjuki menekankan perlunya sinergi dengan seluruh ormas Islam. “Semua ormas Islam harus dilibatkan dalam pembinaan dan bimbingan ibadah, sehingga penyelenggaraan haji lebih inklusif dan menyentuh seluruh lapisan umat,” pungkasnya.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Program Gerakan Lumbung Hidup Aisyiyah (GLHA) memberikan kesempatan ke....

Suara Muhammadiyah

23 June 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Untuk menjawab tantangan pertanian berkelanjutan serta memanfaatkan....

Suara Muhammadiyah

23 June 2025

Berita

SIAK, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) melalui Lembaga Penelit....

Suara Muhammadiyah

29 July 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Khitan Modern Laser Tanpa Jahit dan Perban, menjadi bagian da....

Suara Muhammadiyah

26 December 2025

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Untuk mempercepat proses transfer keilmuan serta menyediakan layanan pe....

Suara Muhammadiyah

24 June 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah