SEMARANG, Suara Muhammadiyah - Majelis PAUD Dasmen Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Jawa Tengah bersama Pimpinan Wilayah Ikatan Guru Bustanul Athfal (PW IGABA) Jawa Tengah terus mendorong optimalisasi pendataan melalui aplikasi Sistem Informasi Pendidikan ‘Aisyiyah (Si-Pena). Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan operator Si-Pena yang diikuti oleh perwakilan dari 35 kabupaten dan kota se-Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan data pendidikan di lingkungan ‘Aisyiyah dapat terkelola secara baik, akurat, dan terintegrasi.
Ketua Majelis PAUD Dasmen PWA Jawa Tengah, Chusnul Hayati, menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Si-Pena sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, sinergi antara IGABA dan Majelis menjadi kunci utama dalam menyukseskan pendataan pendidikan di Jawa Tengah. Ia menyampaikan bahwa aplikasi Si-Pena akan berjalan optimal apabila kedua unsur tersebut mampu bekerja sama secara erat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
“Aplikasi Si-Pena akan berjalan baik jika IGABA dan Majelis saling bekerja sama, bergandengan tangan,” ujar Chusnul Hayati dalam sambutannya. Ia menambahkan bahwa data yang valid dan mutakhir akan menjadi fondasi penting bagi pengambilan kebijakan, penyusunan program, serta pengembangan pendidikan ‘Aisyiyah di masa mendatang.
Pelatihan operator Si-Pena tersebut juga mendapat pendampingan langsung dari PP IGABA yang diwakilkan Widayat Saputro. Kehadiran pendamping dari tingkat pusat diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada para peserta terkait pengelolaan aplikasi, standar pendataan, serta penyelesaian berbagai kendala teknis yang mungkin ditemui di daerah masing-masing. Dengan demikian, seluruh operator dapat menjalankan tugasnya secara lebih efektif dan profesional.
Melalui pelatihan ini, PWA dan PW IGABA Jawa Tengah menargetkan seluruh proses pendataan dapat diselesaikan sebelum dimulainya tahun ajaran baru. Target tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menghadirkan basis data pendidikan yang lengkap dan akurat di seluruh wilayah Jawa Tengah. Dengan dukungan seluruh peserta dari 35 kabupaten dan kota, diharapkan proses optimalisasi Si-Pena dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi kemajuan pendidikan ‘Aisyiyah. (gsh).

