BANDA ACEH, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka menyemarakkan Milad ke-109 'Aisyiyah, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Banda Aceh menggelar Pagelaran Seni Anak TK ABA se-Kota Banda Aceh pada Sabtu, 16 Mei 2026 di Gedung UCC Ahmad Dahlan Batoh, Banda Aceh. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan oleh Ikatan Guru Bustanul Athfal (IGABA) Banda Aceh.
Pagelaran seni tahun ini mengusung tema “Membangun Kepercayaan Diri dan Karakter Mulia Sejak Dini Bersama ‘Aisyiyah Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian.” Kegiatan diikuti oleh sekitar 200 anak dari enam TK ABA se-Kota Banda Aceh, yaitu TK ABA Sukaramai, TK ABA Merduati, TK ABA Lhong Raya, TK ABA Ceurih, TK ABA Lamteh, dan TK ABA Batoh.
Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian peringatan Milad ke-109 ‘Aisyiyah yang dilaksanakan oleh Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Banda Aceh. Selain pagelaran seni anak TK ABA, peringatan milad juga akan dilanjutkan dengan kegiatan tabligh akbar yang dilaksanakan pada Selasa, 19 Mei 2026 di Sekretariat PDA Kota Banda Aceh, Ilie Ulee Kareng, Banda Aceh.
Acara pagelaran seni dihadiri oleh para wali murid, guru, serta tamu undangan dari berbagai unsur, di antaranya jajaran Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah Aceh dan perwakilan Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh. Hadir mewakili Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh, Ridwan Usman, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala Bidang PAUD dan PNF.
Dalam sambutannya, Ridwan Usman menyampaikan apresiasi terhadap konsistensi ‘Aisyiyah dalam bidang pendidikan anak usia dini melalui TK ABA yang telah berkembang di berbagai daerah.
Ia mengatakan bahwa pendidikan anak usia dini membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat dan pemerintah, agar proses pendidikan dapat berjalan secara berkesinambungan.
“Kami berharap ‘Aisyiyah terus bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung pendidikan anak usia dini, khususnya di Kota Banda Aceh,” ujarnya.
Ridwan juga menyebutkan bahwa kegiatan seni seperti pagelaran tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran anak untuk melatih keberanian, kreativitas, dan kemampuan bersosialisasi sejak dini.
Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Banda Aceh, Armanisah, S.E., membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pagelaran seni tersebut menjadi ruang bagi anak-anak usia dini untuk menampilkan kreativitas dan keberanian mereka di depan publik.
Armanisah mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk melatih rasa percaya diri anak serta mengembangkan bakat mereka sejak usia dini. Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk memberikan apresiasi kepada setiap anak yang tampil.
“Kami memohon dukungan dan tepuk tangan yang meriah dari bapak dan ibu pada penampilan anak-anak nantinya sebagai wujud dukungan atas kreativitas mereka,” ujarnya di hadapan peserta dan wali murid yang memenuhi gedung acara.
Dalam sambutannya, Armanisah turut menjelaskan sejarah berdirinya TK ABA yang didirikan oleh organisasi perempuan Muhammadiyah, ‘Aisyiyah, pada tahun 1919 di Kauman, Yogyakarta. Menurutnya, lembaga pendidikan tersebut dipelopori oleh Nyai Siti Walidah, istri KH Ahmad Dahlan.
Ia menyebutkan bahwa TK ABA merupakan salah satu lembaga pendidikan anak usia dini tertua di Indonesia yang dikenal dengan pendidikan anak berbasis nilai-nilai Islam dan pendekatan penuh kasih sayang.
“Saat ini terdapat lebih dari 20 ribu satuan PAUD dan TK ABA yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari tingkat wilayah provinsi hingga ranting di tingkat gampong,” kata Armanisah.
Ketua panitia pagelaran, Mainasri, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa pagelaran seni tersebut merupakan bagian dari agenda tahunan IGABA Banda Aceh yang rutin dilaksanakan dalam rangka memberikan ruang ekspresi bagi anak-anak TK ABA.
Menurutnya, persiapan kegiatan telah dilakukan sejak beberapa pekan sebelumnya dengan melibatkan para guru dan wali murid dari masing-masing sekolah.
“Setiap TK mempersiapkan penampilan terbaik anak-anaknya. Kami ingin anak-anak memiliki pengalaman tampil di depan umum sejak usia dini,” ujar Mainasri.
Ia menjelaskan bahwa sekitar 200 anak terlibat dalam berbagai penampilan seni, mulai dari tari, pembacaan doa, hafalan surah pendek, nyanyian, hingga pertunjukan kreatif lainnya.
Sementara itu, Rita selaku Kepala TK ABA Merduati mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu media pembelajaran bagi anak-anak untuk melatih keberanian dan kerja sama.
“Anak-anak belajar disiplin saat latihan, belajar tampil bersama teman-teman, dan belajar percaya diri ketika berada di atas panggung,” katanya.
Rita juga menyampaikan bahwa keterlibatan orang tua menjadi bagian penting dalam mendukung persiapan anak-anak sebelum tampil.
“Orang tua sangat mendukung, mulai dari mendampingi latihan sampai mempersiapkan kebutuhan penampilan anak,” ujarnya.
Suasana gedung tampak dipenuhi para wali murid yang hadir untuk menyaksikan penampilan anak-anak mereka. Tepuk tangan dan dukungan dari penonton terdengar setiap kali kelompok tampil di atas panggung.
Salah seorang wali murid TK ABA, Mutia, mengatakan dirinya merasa senang dapat menyaksikan anaknya tampil di hadapan banyak orang.
“Biasanya anak saya malu kalau tampil di depan orang ramai, tetapi hari ini dia berani tampil bersama teman-temannya,” kata Mutia.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru bagi anak-anak sekaligus menjadi momen kebersamaan antara sekolah dan orang tua.
Pagelaran seni berlangsung hingga siang hari dengan penampilan bergantian dari masing-masing TK ABA se-Kota Banda Aceh. Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Milad ke-109 ‘Aisyiyah yang dilaksanakan oleh Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kota Banda Aceh bersama IGABA Banda Aceh.(Agusnaidi B/Riz/Ha)

