PDNA Kabupaten Pekalongan Siapkan Kader Pemimpin Berkemajuan

Suara Muhammadiyah

4 July 2026

160
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Gelar Darul Arqam II dan Latihan Instruktur I

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan Darul Arqam II (DANA II) dan Latihan Instruktur I (LINA I) pada 3–5 Juli 2026 bertempat di SMK Muhammadiyah Kedungwuni. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses kaderisasi lanjutan untuk menyiapkan kader-kader Nasyiatul Aisyiyah yang memiliki ideologi yang kuat, jiwa kepemimpinan, serta kemampuan menjadi instruktur kader.

Pembukaan kegiatan dihadiri oleh berbagai unsur Persyarikatan Muhammadiyah, organisasi otonom, dan pemerintah, di antaranya Ari Arfiyanto, S.Si., M.A.P., Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Pekalongan; Slamet Riyanto, Pembina PDNA dari PDM Kabupaten Pekalongan; Mustami'an, Ketua PCM Kedungwuni; Ramanda Taufan dari Kwarda Hizbul Wathan; Ayunda Ade Fidiawati dari Pimpinan Daerah IPM; Pasa Hidayat, Kepala SMK Muhammadiyah Kedungwuni; Kakanda Syifa Ma'ruf dari PDPM Kabupaten Pekalongan; Ibu Diati dari PCA Kedungwuni; Widodo, Ketua PRM Kedungwuni Barat; jajaran PRA Kedungwuni Barat dan PCA Kedungwuni; serta Ayunda Maulida Nurul Khabibah dari Pimpinan Daerah Tapak Suci.

Ketua PDNA Kabupaten Pekalongan, Ainun Muthoharoh, menegaskan bahwa DANA II merupakan tahapan kaderisasi strategis untuk mempersiapkan kepemimpinan Nasyiatul Aisyiyah pada periode mendatang.

"Darul Arqam II ini merupakan ikhtiar kita dalam menyiapkan kader-kader terbaik yang kelak akan melanjutkan estafet kepemimpinan PDNA Kabupaten Pekalongan. Insyaallah Musyawarah Daerah akan dilaksanakan pada April 2027. Semoga PDNA periode berikutnya dipimpin oleh kader-kader yang militan, solid, loyal, serta mampu membawa Nasyiatul Aisyiyah semakin berkemajuan," ujarnya.

Ainun juga menyampaikan bahwa peserta DANA II dan LINA I merupakan kader-kader terpilih yang telah menyelesaikan Darul Arqam I di tingkat cabang, sehingga mereka telah memenuhi tahapan kaderisasi untuk mengikuti jenjang yang lebih tinggi.

Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pekalongan memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Darul Arqam II (DANA II) dan Latihan Instruktur I (LINA I) yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Pekalongan di SMK Muhammadiyah Kedungwuni, 3–6 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Ari Arfiyanto, S.Si., M.A.P, Kepala Bidang Kepemudaan Dinporapar Kabupaten Pekalongan, menyampaikan penghargaan kepada PDNA Kabupaten Pekalongan yang dinilai konsisten berkontribusi dalam pembinaan generasi muda melalui proses perkaderan yang berkelanjutan.

"Kami mengapresiasi kegiatan Darul Arqam II dan Latihan Instruktur I yang dilaksanakan PDNA Kabupaten Pekalongan. Terima kasih atas keaktifan Nasyiatul Aisyiyah yang selama ini terus hadir menggerakkan pemuda di Kabupaten Pekalongan melalui berbagai kegiatan positif," ungkapnya.

Ia juga menilai bahwa Nasyiatul Aisyiyah merupakan organisasi kepemudaan yang aktif membangun sinergi dengan pemerintah daerah. Selama ini, PDNA Kabupaten Pekalongan dinilai selalu berpartisipasi dalam berbagai program dan kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan organisasi kepemudaan, Ari Arfiyanto menyampaikan komitmennya untuk membantu menjembatani kebutuhan PDNA Kabupaten Pekalongan dalam penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musyda) yang direncanakan berlangsung pada tahun 2027.

"Kami siap menjembatani koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan apabila PDNA berencana menyelenggarakan Musyawarah Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten, seperti di Aula Setda, Pendopo Bupati, maupun Pendopo Wakil Bupati. Semoga sinergi ini dapat terus terjalin dengan baik," tuturnya.

Apresiasi tersebut menjadi penyemangat bagi PDNA Kabupaten Pekalongan untuk terus memperkuat kaderisasi, meningkatkan kualitas kepemimpinan perempuan muda Muhammadiyah, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak dalam membangun pemuda yang berkarakter, berintegritas, dan berkemajuan.

Selain memperkuat pemahaman ideologi Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah, kegiatan ini juga bertujuan membentuk kader yang memiliki kemampuan sebagai instruktur dalam proses perkaderan sehingga mampu memperkuat sistem kaderisasi di seluruh cabang di Kabupaten Pekalongan.

Pelaksanaan DANA II dan LINA I dipimpin oleh Master of Training (MoT) PWNA Jawa Tengah, Yunda Tuti, bersama tim instruktur SINISA Kabupaten Pekalongan. Selama empat hari pelaksanaan, peserta akan mendapatkan berbagai materi tentang ideologi Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah, kepemimpinan, keorganisasian, teknik fasilitasi, serta praktik kepelatihan sebagai bekal menjadi instruktur kader.

Terapkan Ekologi dan Jogo Bumi
 
Agenda ini menerapkan konsep ekologi lingkungan dan gerakan Jogo Bumi. Kegiatan yang berlangsung pada 3–6 Juli 2026 di SMK Muhammadiyah Kedungwuni ini dirancang agar tidak hanya memperkuat kaderisasi, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
 
Sejak hari pertama kegiatan, seluruh peserta, panitia, instruktur, hingga tamu undangan dihimbau untuk membawa tempat makan dan tumbler minum masing-masing. Kebijakan sederhana ini berhasil mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai, sehingga volume sampah yang dihasilkan selama kegiatan menjadi sangat minim.
 
Ketua PDNA Kabupaten Pekalongan, Ainun Muthoharoh, mengatakan bahwa penerapan konsep tersebut memberikan manfaat nyata, baik bagi lingkungan maupun bagi panitia penyelenggara.
 
"Dengan peserta membawa tempat makan dan tumbler sendiri, kami tidak lagi disibukkan memikirkan ke mana sampah kardus makan, gelas plastik, atau botol minuman harus dibuang setelah makan siang. Kegiatan menjadi lebih bersih, lebih tertib, dan tentu lebih ramah lingkungan," ujarnya.
 
Tidak hanya mengurangi sampah, nuansa ekologis juga dihadirkan melalui dekorasi kegiatan. Panitia memanfaatkan daun pandan sebagai pengharum alami ruangan sehingga menghadirkan aroma segar tanpa menggunakan pewangi sintetis. Berbagai buah dan sayuran juga dimanfaatkan sebagai elemen dekorasi, menciptakan suasana yang sederhana, alami, dan edukatif.
 
Menurut Ainun, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Nasyiatul Aisyiyah dalam menginternalisasi nilai-nilai kepedulian lingkungan kepada kader. Bagi PDNA Kabupaten Pekalongan, kaderisasi tidak hanya membentuk perempuan yang kuat secara ideologi dan kepemimpinan, tetapi juga membangun karakter yang bertanggung jawab terhadap kelestarian alam.
 
Konsep ekologi yang diterapkan dalam DANA II dan LINA I menjadi bukti bahwa kegiatan organisasi dapat diselenggarakan secara berkualitas tanpa menghasilkan banyak limbah. Melalui kebiasaan membawa perlengkapan makan dan minum sendiri serta memanfaatkan bahan-bahan alami sebagai dekorasi, PDNA Kabupaten Pekalongan berharap budaya hidup ramah lingkungan dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari para kader.

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar acara pem....

Suara Muhammadiyah

2 September 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir memberika....

Suara Muhammadiyah

2 July 2025

Berita

Mahasiswa Pamerkan Hasil Pengabdian MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Suara Muhammadiyah. Fakultas Ilm....

Suara Muhammadiyah

22 November 2025

Berita

LAMPUNG, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Lampung mengge....

Suara Muhammadiyah

14 November 2024

Berita

BANDA ACEH, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh menyelenggarakan agenda ru....

Suara Muhammadiyah

16 March 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah