BANDA ACEH, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh menyelenggarakan agenda rutin Iftar Jama’i (buka puasa bersama) sebagai penguatan silaturahmi keluarga besar Muhammadiyah. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Gedung Dakwah Muhammadiyah Aceh pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Acara ini menjadi titik temu bagi seluruh elemen persyarikatan, mulai dari jajaran pimpinan, majelis, lembaga, hingga perwakilan Organisasi Otonom (Ortom) dan pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se-Provinsi Aceh.
Selain penguatan internal, PWM Aceh juga menunjukkan peran inklusifnya dengan merangkul berbagai mitra strategis. Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti perwakilan Pemerintah Aceh dan Kota Banda Aceh, Perwakilan Kapolda Aceh, serta anggota DPRA dan DPRK, menegaskan posisi Muhammadiyah sebagai pilar penting dalam lanskap sosial-politik di Bumi Serambi Mekkah.
Ketua PWM Aceh, A. Malik Musa, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa Iftar Jama’i ini merupakan puncak dari rangkaian syiar Ramadan 1447 H. Sebelumnya, PWM Aceh telah menyelesaikan agenda Safari Ramadan yang menjangkau 13 kabupaten/kota di seluruh wilayah Aceh.
"Kegiatan ini adalah pengejawantahan komitmen kami untuk terus merajut tali silaturahmi dengan seluruh warga Muhammadiyah. Kami memproyeksikan momentum ini sebagai wadah penguatan ukhuwah dan sinergi kolektif demi mengakselerasi kemajuan dakwah di Aceh," ujar A. Malik Musa.
Sebagai representasi dari nilai-nilai Al-Ma'un, kegiatan ini turut diwarnai dengan aksi filantropi nyata dengan memberikan santunan Anak Yatim dan distribusi 100 paket berbagi kebahagiaan bagi fakir miskin di wilayah Kota Banda Aceh.
Di sela acara, dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) Tim Rehab Rekon PWM Aceh untuk penanganan bencana hidrometeorologi. Hal ini membuktikan bahwa Muhammadiyah terus adaptif terhadap isu-isu krusial di daerah.
Refleksi Spiritual
Acara ditutup dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ir. Faizal Ardiansyah, M.Si., Melalui agenda ini, Muhammadiyah Aceh kembali mengukuhkan eksistensinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan sosial yang berkelanjutan. (*)
