PEKANBARU, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pekanbaru berkolaborasi dengan perguruan tinggi muhammadiyah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengisian Sistem Informasi Cabang dan Ranting (SICARA) dan Sistem Informasi Masjid Muhammadiyah (SIMASMUH) sebagai upaya memperkuat tata kelola organisasi berbasis data digital. Kegiatan yang merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah ini dilaksanakan dalam dua gelombang pada 2–3 Juni 2026 di Aula SMK Muhammadiyah 2 (SMK MUDA) Pekanbaru dan diikuti oleh 75 peserta yang terdiri atas Ketua PCM, Ketua PRM, serta Ketua Takmir Masjid Muhammadiyah se-Kota Pekanbaru.
Kegiatan bimbingan teknis ini dimotori oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah sebagai bentuk kontribusi nyata dunia akademik dalam mendukung penguatan tata kelola organisasi Muhammadiyah berbasis data digital. Program ini menjadi implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, melalui pendampingan dan transfer pengetahuan kepada pimpinan cabang, ranting, dan pengelola masjid Muhammadiyah.
Dalam sambutannya, Ketua PDM Pekanbaru, Jabarullah, S.Sos., yang juga merupakan mahasiswa semester akhir Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), menegaskan bahwa data yang akurat merupakan fondasi utama organisasi yang kuat, berkembang, dan berkemajuan.
Menurutnya, SICARA dan SIMASMUH bukan sekadar aplikasi pendataan, tetapi instrumen strategis yang akan membantu Muhammadiyah memetakan kondisi organisasi, sumber daya manusia, aset, amal usaha, serta aktivitas dakwah secara menyeluruh. Dengan data yang lengkap dan valid, kebijakan organisasi dapat disusun secara lebih tepat sasaran dan terukur.
“Data yang akurat adalah fondasi organisasi yang kuat, berkembang, dan berkemajuan. Alhamdulillah, para Ketua PCM, Ketua PRM, dan Ketua Takmir Masjid Muhammadiyah se-Pekanbaru sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Melalui bimbingan teknis ini peserta telah mampu melakukan pengisian data SICARA dan SIMASMUH dengan baik sebagai langkah awal membangun budaya organisasi yang tertib administrasi dan berbasis data,” ujarnya.
Jabarullah juga menyampaikan harapannya agar Pekanbaru dapat menjadi pelopor pengisian SICARA dan SIMASMUH di Provinsi Riau. Menurutnya, apabila seluruh PCM dan PRM di Pekanbaru mampu menyelesaikan pengisian data secara lengkap dan akurat, maka 11 kabupaten dan kota lainnya di Riau akan terdorong untuk melakukan hal yang sama.
“Kita berharap seluruh PCM dan PRM di Pekanbaru segera menuntaskan pengisian data. Jika hal ini dapat diwujudkan, maka kabupaten dan kota lainnya di Riau akan menyusul sehingga dalam waktu dekat PWM Riau dapat menjadi salah satu wilayah terbaik di Indonesia dalam pengelolaan dan pengisian data SICARA maupun SIMASMUH,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua LPCR-PM PWM Riau, Mizan Asnawi, yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Riau (FEB UMRI), menegaskan bahwa transformasi digital merupakan kebutuhan organisasi yang tidak dapat dihindari. Menurutnya, organisasi yang maju adalah organisasi yang mampu mengelola data secara akurat, cepat, dan berkelanjutan.
“Kelengkapan dan akurasi data merupakan modal utama dalam membangun organisasi yang kuat dan berkemajuan. Melalui SICARA dan SIMASMUH, Muhammadiyah dapat memetakan potensi, kekuatan, kebutuhan, serta arah pengembangan organisasi secara lebih terukur. Ketika data tersaji secara lengkap dan valid, maka kebijakan organisasi akan lebih tepat, pembinaan lebih terarah, dan pelayanan kepada umat akan semakin optimal,” ungkapnya.
Mizan Asnawi juga mengapresiasi langkah PDM Pekanbaru yang dinilai berhasil membangun kesadaran pentingnya pendataan digital di lingkungan Muhammadiyah. Ia berharap semangat yang ditunjukkan peserta dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Provinsi Riau dalam memperkuat budaya pendataan dan transformasi digital organisasi.
Kegiatan ini berlangsung dalam suasana interaktif melalui penyampaian materi, praktik0 langsung pengisian data, diskusi, serta konsultasi teknis kepada peserta. Pada akhir kegiatan dilakukan penyerahan cenderamata kepada narasumber dan foto bersama seluruh peserta sebagai simbol komitmen bersama untuk mendukung penguatan data organisasi Muhammadiyah.
Melalui kegiatan ini, PDM Pekanbaru berharap seluruh cabang, ranting, dan masjid Muhammadiyah di Kota Pekanbaru dapat secara aktif memperbarui data organisasi secara berkala sehingga tersedia basis data yang akurat sebagai landasan pengambilan kebijakan, penyusunan program, penguatan dakwah, serta pengembangan organisasi yang lebih efektif dan berdaya guna.

