Teguhkan Spirit Gerakan, PRA Karangbener dalami Sejarah Persyarikatan

Suara Muhammadiyah

11 December 2025

671
Foto Istimewa

Foto Istimewa

Kunjungan Edukatif ke Situs Muhammadiyah–‘Aisyiyah di Yogyakarta

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Dalam rangka memperkuat pemahaman kader terhadap sejarah lahirnya gerakan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, Pengajian Safari PRA Karangbener Kudus mengadakan kunjungan edukatif ke sejumlah situs bersejarah di kawasan Kauman, Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari realisasi program kerja organisasi dalam bidang pembinaan dan penguatan ideologi.

Rombongan memulai penelusuran sejarah di Langgar Kidul, yang berlokasi di Gang KH. Zamhari, Kelurahan Ngupasan, Gondomanan—sebuah area yang dikenal sebagai pusat tradisi dan perkembangan dakwah pembaruan Islam yang dirintis oleh KH. Ahmad Dahlan. Tempat bersejarah ini menjadi salah satu saksi kunci tumbuhnya gagasan-gagasan pembaruan yang kemudian melahirkan Muhammadiyah sebagai gerakan Islam modern.

Di Langgar Kidul, peserta mendapatkan penjelasan langsung dari Mas Ahmad, pemandu sekaligus generasi keempat KH. Ahmad Dahlan. Ia memaparkan kisah bagaimana langgar tersebut menjadi pusat aktivitas pendidikan, diskusi keagamaan, serta tempat KH. Ahmad Dahlan memperjuangkan koreksi arah kiblat yang kemudian menjadi momentum penting dalam sejarah pembaruan Islam di Indonesia. Langgar ini, yang kini berstatus cagar budaya, tetap dijaga keasliannya oleh keluarga besar pendiri Muhammadiyah.

Selama kegiatan berlangsung, panitia memastikan seluruh rangkaian kunjungan tidak mengganggu jadwal ibadah jamaah setempat dengan mengatur waktu kunjungan di luar waktu salat dan aktivitas rutin warga.

Selain memperoleh wawasan sejarah, rombongan juga menikmati suasana kampung Kauman yang sarat nilai historis, mulai dari arsitektur klasik hingga atmosfer religius yang masih terpelihara dengan baik. Peserta diajak memahami bagaimana lingkungan tersebut pernah menjadi pusat gerak intelektual dan sosial Muhammadiyah–‘Aisyiyah pada masa awal pertumbuhannya.

Ketua PRA Karangbener Kudus, Kristiana, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan rasa cinta para kader terhadap sejarah organisasi. “Melalui kunjungan ini, kami berharap anggota dapat memahami lebih dalam perjuangan KH. Ahmad Dahlan dan Nyai Walidah, serta menumbuhkan semangat untuk meneruskan dakwah yang moderat, berkemajuan, dan mencerahkan,” tuturnya.

Kunjungan edukatif ini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai keteladanan pendiri Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah tetap relevan untuk dijadikan pijakan dalam mengembangkan gerakan sosial dan keagamaan di masa kini. (Panca Santi HS)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Sinergi Bersama dan Berkolaborasi   SAMARINDA, Suara Muhammadiyah – Orientasi Kader Aksi....

Suara Muhammadiyah

17 October 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 60 siswa kelas VI secara resmi dilepas dan diserahkan kemb....

Suara Muhammadiyah

15 June 2025

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Guru Besar Pendidikan Bahasa Arab UMM Prof Dr Abdul Haris, MA memberika....

Suara Muhammadiyah

8 March 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Sekretaris Pimpinan Ranting Muhammadiyah Gowongan Nurfirman B....

Suara Muhammadiyah

2 May 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat Iu Rus....

Suara Muhammadiyah

19 April 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah