Pembangunan Padepokan Tapak Suci Resmi Dimulai, PB IPSI Kucurkan Bantuan Rp5 Miliar

Suara Muhammadiyah

20 June 2026

553
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah menggelar Pengajian Akbar dalam rangka dimulainya pembangunan Padepokan Tapak Suci pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara yang bertempat di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta ini menjadi momentum bersejarah dengan dilakukannya penandatanganan prasasti pembangunan oleh para tokoh penting nasional.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir, Ketua Umum PB IPSI yang juga menjabat sebagai Menteri Luar Negeri RI Sugiono, serta Ketua Umum Pimpinan Pusat Tapak Suci Afnan Hadikusumo. Acara ini juga turut dihadiri oleh Walikota Yogyakarta Hasto Wardoyo, Anggota DPR RI Totok Daryanto dan Danang Wicaksono, serta jajaran tokoh Muhammadiyah lainnya dan ratusan pendekar hingga kader Tapak Suci.

Ketua Umum PP Tapak Suci, Afnan Hadikusumo, menekankan bahwa pembangunan gedung ini merupakan komitmen organisasi untuk menuntaskan amanat Muktamar yang sempat tertunda. "Pembangunan padepokan ini adalah amanat dari muktamar Tapak Suci. Seluruh program muktamar sudah kita jalankan, tinggal satu ini saja. Ini sudah berganti kepengurusan dua kali, maka tekad kita ya padepokan ini harus selesai," ujar Afnan.

Afnan memaparkan bahwa Tapak Suci kini telah berkembang pesat di 36 provinsi dan 24 negara, termasuk rencana ekspansi terbaru ke Irak. Di Suriah, keberadaan kader Tapak Suci bahkan telah diakui oleh pemerintah setempat. "Kemarin saya dilapori yang dari Tapak Suci itu diterima menjadi polisi itu enam orang, kemudian yang jadi tentara di Suriah itu tujuh orang," ungkapnya, seraya menambahkan bahwa mutu kader juga teruji lewat prestasi medali di ajang PON Papua dan Medan.

Mengenai pendanaan, Afnan menjelaskan adanya dinamika dalam pengumpulan dana akibat prioritas kemanusiaan. Muhammadiyah sempat menginstruksikan agar sebagian dana dialokasikan untuk membantu korban bencana di Sumatera Barat. "Kita punya prinsip ta’awun, tolong-menolong itu lebih diutamakan. Walaupun nanti ada kesulitan, tapi kita yakin bahwa di balik kesulitan itu ada kemudahan," tuturnya.

Visi masa depan padepokan ini mencakup pendirian Akademi Pencak Silat yang berfokus pada profesionalisme tenaga pengamanan. Berbeda dengan pusat pelatihan konvensional, akademi ini akan membekali kader dengan penguasaan teknologi informasi. "Nanti dilatih tidak hanya fisik, tetapi juga kemampuan IT. Kelebihan kita di situ," kata Afnan.

Selain aspek profesional, sisi humanis menjadi ruh utama pembangunan gedung multifungsi tersebut. Afnan menegaskan bahwa tempat ini akan didedikasikan untuk melatih anak yatim, warga miskin, hingga korban perundungan. "Korban bullying itu mentalnya drop. Maka harus kita angkat mentalnya itu dengan apa? Dilatih bela diri. Nanti tempatnya di sini yang akan kita bangun," tegasnya.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PB IPSI, Sugiono, menyatakan bahwa pembangunan padepokan ini sejalan dengan program PB IPSI untuk memperkokoh posisi pencak silat dalam pembangunan karakter dan mental bangsa.

Sugiono menyoroti pentingnya keberadaan padepokan ini sebagai media untuk menjawab permasalahan sosial di masyarakat, khususnya terkait kondisi mental generasi muda. Ia menilai padepokan ini memiliki tujuan instrumental untuk memperbaiki mental anak-anak yang mengalami perundungan (bullying), trauma, maupun mereka yang berasal dari masyarakat marginal.

"Kita butuh sarana tempat latihan yang bukan hanya melatih fisik dan keterampilan, tetapi juga membentuk mental. Di masa saat ini, banyak anak muda butuh healing karena terpapar derasnya arus informasi dan kemajuan teknologi," ujar Sugiono. Ia berharap Tapak Suci dapat mengambil peran penting dalam memperkuat aspek kejiwaan generasi penerus tersebut.

Sebagai bentuk nyata dukungan, Sugiono mengumumkan bahwa PB IPSI akan menyumbangkan dana sebesar Rp5 miliar untuk mempercepat proses pembangunan padepokan ini. "Kami berharap sumbangan ini bisa mengakselerasi terbangunnya padepokan Tapak Suci sehingga cepat berfungsi," ujarnya.

Selain memberikan bantuan materiil, Sugiono berharap agar pembangunan padepokan yang berlokasi di Kotagede ini tidak memakan waktu lama. Ia menyinggung bahwa pembangunan ini merupakan amanat Muktamar Tapak Suci yang sudah menjadi "hutang" selama dua periode dan harus segera dilunasi dengan berdirinya bangunan fisik.

"Intinya adalah bagaimana padepokan ini cepat berdiri dan cepat berfungsi. Saya berharap bisa hadir kembali saat peresmiannya nanti," tambahnya.

Di akhir sambutannya, Sugiono menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Muhammadiyah dan keluarga besar Tapak Suci atas kehormatan yang diberikan kepadanya untuk terlibat dalam upaya mulia ini. Ia menutup pidatonya dengan sebuah pantun yang menegaskan kejayaan Tapak Suci: "Dengan iman teguh di hati, Tapak Suci jaya sepanjang masa".

Prof. Haedar Nashir memberikan tausiyah mengenai pentingnya semangat kemandirian dan kolaborasi dalam membangun bangsa. Haedar menekankan bahwa Muhammadiyah terus berkomitmen membangun sumber daya manusia yang utuh—mencakup aspek iman, akhlak, fisik, dan intelektual. "Tapak Suci adalah tempat untuk membangun relasi yang inklusif dan memajukan bangsa melalui kekuatan fisik dan kesalehan yang menyatu," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan, Ahmad Jam’an, memaparkan bahwa padepokan ini akan dibangun di atas tanah milik Muhammadiyah di Kotagede dengan luas bangunan 1.400 m² yang terdiri dari tiga lantai.

Gedung ini dirancang sebagai fasilitas multifungsi yang mencakup Gedung Olahraga (GOR) dengan kapasitas 1.000 penonton dan dua gelanggang pertandingan. Kemudian ruang serbaguna untuk kegiatan pernikahan, manasik haji, hingga olahraga lain seperti basket dan tenis. Serta Fasilitas pendukung seperti klinik, ruang loker, dan musala. Total biaya pembangunan diperkirakan mencapai Rp20 miliar dengan target penyelesaian sekitar dua tahun.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah  – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara menggelar milad ke-6....

Suara Muhammadiyah

26 February 2024

Berita

AUSTRALIA, Suara Muhammadiyah – Pada Ahad, 17 Maret 2024, bertepatan dengan 7 Ramadhan 1445 H,....

Suara Muhammadiyah

21 March 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Pesantren Mahasiswa K.H. Djamaluddin Amien (Pesmadina) Universi....

Suara Muhammadiyah

2 March 2026

Berita

BANDARLAMPUNG, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Lampung menerima am....

Suara Muhammadiyah

20 June 2026

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Dalam keheningan malam di Tanrutedong, pada 22 Oktober 1958, lahirlah....

Suara Muhammadiyah

14 August 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah