Pembelajaran Kemuhammadiyahan UHAMKA Berbuah Pemberdayaan 10 Keluarga Dhuafa

Suara Muhammadiyah

28 July 2026

99
Foto Istimewa

Foto Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pembelajaran Kemuhammadiyahan di Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA) kini bertransformasi menjadi aksi nyata yang berdampak luas. Mewujudkan nilai-nilai luhur Teologi Al-Ma'un, sebanyak 30 mahasiswa dari Kelas 4J sukses memberdayakan 10 keluarga dhuafa di kawasan Jabodetabek melalui pemberian modal usaha produktif dan pendampingan ekonomi berkelanjutan.

Program inovatif yang dipandu oleh dosen pengampu Eko Susanto, S.E.Sy., M.Si. ini berlangsung selama satu semester. Berbeda dengan metode konvensional di dalam kelas, para mahasiswa ditugaskan secara berkelompok (tiga orang per kelompok) untuk mencari, memetakan kebutuhan, serta mendampingi secara langsung satu keluarga prasejahtera.

Tahapan pemberdayaan dimulai dari observasi mendalam, penyerahan bantuan kebutuhan pokok (sembako) sebagai bentuk kepedulian awal, hingga perumusan proposal usaha. Untuk merealisasikan program tersebut, mahasiswa ditantang melakukan penggalangan dana (fundraising) secara mandiri selama lima minggu.

Puncak dari rangkaian kegiatan ini adalah penyaluran modal usaha yang dilaksanakan secara serentak pada 21 Juli 2026. Sepuluh keluarga dhuafa menerima bantuan modal dan perlengkapan untuk merintis beragam usaha skala mikro, seperti warung nasi uduk, aneka gorengan, serta kedai makanan dan minuman ringan.

Salah satu penerima manfaat, Tini asal Cilodong, Kota Depok, menyampaikan rasa syukurnya atas pendampingan ini.

"Alhamdulillah saya sangat bersyukur. Terima kasih kepada mahasiswa dan dosen UHAMKA yang sudah membantu saya membuka warung kecil. Bantuan ini bukan hanya memberi modal usaha, tetapi juga memberikan harapan baru bagi keluarga kami agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari," tutur Tini.

Keberhasilan program ini juga meninggalkan kesan mendalam bagi para mahasiswa. Rissa, selaku Penanggung Jawab Kelas 4J, mengaku bahwa metode pembelajaran ini telah merombak paradigma mahasiswa mengenai kepedulian sosial.

"Awalnya kami mengira mata kuliah ini hanya berisi teori. Ternyata kami diajak berdiskusi langsung dengan keluarga dhuafa, menggalang dana dengan cara yang bermartabat, hingga melihat langsung bagaimana dana yang terkumpul berubah menjadi modal usaha. Pengalaman ini sangat mengubah cara pandang kami," jelas Rissa

Dosen Pengampu Eko Susanto, S.E.Sy., M.Si., menegaskan bahwa pembelajaran kemanusiaan tidak boleh sebatas hafalan teori. Ilmu pengetahuan yang dipelajari di kampus harus mampu membuahkan empati dan kepedulian nyata.

"Melalui implementasi Teologi Al-Ma'un, mahasiswa diajak belajar menjadi bagian dari solusi. Kami ingin mahasiswa UHAMKA tumbuh menjadi kader intelektual Muhammadiyah yang tidak hanya unggul secara konsep akademik, tetapi sungguh-sungguh menghadirkan manfaat riil bagi umat," tegas Eko.

Ke depan, model pembelajaran berbasis proyek sosial (project-based learning) dan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah-'Aisyiyah (PTMA) lainnya. Pendekatan ini membuktikan bahwa pendidikan tinggi berpotensi mencetak lulusan dengan jiwa kepemimpinan, kepedulian sosial, dan kompetensi pemecahan masalah (problem-solving) yang mumpuni.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

KARAWANG, Suara Muhammadiyah – Kemakmuran menjadi pokok pembahasan yang sangat relevan, pentin....

Suara Muhammadiyah

3 January 2025

Berita

NGAWI, Suara Muhammadiyah - SMA Muhammadiyah 1 Ngawi, salah satu sekolah favorit yang berada di teng....

Suara Muhammadiyah

22 January 2024

Berita

PULANG PISAU, Suara Muhammadiyah -  Pimpinan Daerah Muhammadiyah  (PDM) Pulang Pisau mengg....

Suara Muhammadiyah

23 July 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengadakan pengajian dengan tem....

Suara Muhammadiyah

15 November 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Kaprodi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Bandung Riri....

Suara Muhammadiyah

15 November 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah