Pemberdayaan Penyintas Gempa, Bakti Nyata MPM Muhammadiyah Cianjur

Suara Muhammadiyah

22 December 2024

1352
Foto Istimewa

Foto Istimewa

CIANJUR, Suara Muhammadiyah — Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Cianjur resmi menutup program pemberdayaan bagi penyintas gempa bumi yang telah berlangsung selama dua tahun. Acara yang penuh makna ini dilaksanakan di Tanah Wakaf Agro Edu Wisata, Sarampad, Cugenang, Cianjur.

Drs. Heru Khoerudin, M.Pd, pimpinan PDM yang membidangi MPM, mengungkapkan bahwa selama dua tahun terakhir, MPM Cianjur telah aktif membantu dan memberdayakan masyarakat terdampak gempa melalui klaster pemberdayaan di bidang pertanian, peternakan, UMKM, dan perikanan.

“Walaupun program ini resmi ditutup, insyaallah MPM Cianjur akan terus mendampingi masyarakat. Alhamdulillah, perekonomian masyarakat sudah terbantu lewat klaster-klaster pemberdayaan tersebut,” ujar Heru.

Sekretaris PDM Cianjur, Yose Rizal, M.Si, yang mewakili Ketua PDM Cianjur, menyampaikan apresiasi kepada MPM dan Lazismu atas kerja keras mereka.

“Ini adalah wujud dari rahmatnya Alquran sebagai pedoman hidup kita. PDM Cianjur berkomitmen untuk tetap mendampingi seluruh klaster pemberdayaan meskipun program ini secara resmi telah ditutup,” jelas Yose Rizal.

Wakil Ketua MPM Wilayah Jawa Barat, Usep Sudrajat, SH, memberikan dorongan semangat bagi UMKM di Cianjur untuk terus berkembang dan berdaya saing.

“Jangan pernah berhenti. Muhammadiyah hadir untuk semesta, dengan tujuan mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya,” tegasnya.

Dalam penutupan program, Usep juga menyampaikan rencana penanaman ribuan pohon kopi di Tanah Wakaf Sarampad sebagai bagian dari upaya penghijauan dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Prof. Syafi’i Latuconsina, S.Pn, Dewan Pakar Majelis Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Pusat Muhammadiyah, menegaskan bahwa penutupan program ini hanya bersifat administratif.

“MPM dan Lazismu tidak akan pernah berhenti untuk memberdayakan masyarakat demi meningkatkan kesejahteraan mereka. Selama rakyat masih menderita, tidak ada kata istirahat bagi Muhammadiyah,” ungkapnya.

Acara penutupan program MPM juga dimeriahkan dengan bazar hasil bumi dari para penyintas gempa yang selama ini dibina oleh MPM dan Lazismu. Hasil bumi yang dipamerkan menjadi bukti nyata keberhasilan program pemberdayaan yang telah berjalan selama dua tahun.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka menyambut milad Suara Muhammadiyah yang ke-109, SM Tow....

Suara Muhammadiyah

24 July 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) kembali menorehkan ....

Suara Muhammadiyah

9 October 2025

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir hadiri Resepsi....

Suara Muhammadiyah

19 May 2024

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah – Soft Opening ‘Aisyi Tower Klaten berlangsung Selasa (16/6) ....

Suara Muhammadiyah

16 June 2026

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) sukses menggelar Kopi Darat (Kopd....

Suara Muhammadiyah

26 April 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah