CILACAP, Suara Muhammadiyah – Ratusan calon jamaah haji Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Al Mabrur membuat paspor secara kolektif atau bersama-sama di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Cilacap selama dua hari, Senin–Selasa (7–8/9/2026).
Ketua Kelompok KBIHU PDM Cilacap, Bambang Misgiyanto, mengatakan KBIHU Al Mabrur mengadakan pembuatan paspor secara kolektif atau bersama-sama di GDM Cilacap.
“Alhamdulillah, KBIHU Al Mabrur mengadakan pembuatan paspor secara kolektif,” jelasnya.
Kegiatan tersebut bekerja sama dengan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap.
“Pembuatan paspor kolektif ini memudahkan bagi calon jamaah haji secara bersama-sama dalam pembuatan paspor,” jelasnya.
Ia menyampaikan terima kasih kepada PDM Cilacap yang telah mengizinkan penggunaan GDM Cilacap.
“Fasilitas pembuatan paspor secara kolektif,” ucapnya.
Salah seorang calon jamaah haji yang tergabung dalam KBIHU Al Mabrur dan memperpanjang paspor, Dinaryanti, mengungkapkan bahwa dirinya memperpanjang paspor untuk persiapan naik haji.
“Alhamdulillah, pelayanan pembuatan paspor lancar dan cepat terlayani,” ungkapnya.
Kepala Subseksi Pelayanan Dokumen Perjalanan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap, Rina Adriani, menjelaskan bahwa pihaknya berusaha mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dengan sistem jemput bola.
“Imigrasi untuk rakyat, maka kami berusaha untuk mendekatkan pelayanan dengan melakukan pelayanan jemput bola bekerja sama dengan Muhammadiyah,” jelasnya.
Langkah ini dilakukan bekerja sama dengan KBIHU Al Mabrur PDM Cilacap bagi calon jemaah haji.
“Mereka tidak perlu repot-repot datang ke kantor, biar kami yang datang kepada masyarakat,” ujarnya.
Satu tim dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap terdiri atas lima petugas.
“Jumlah yang akan membuat paspor ditargetkan 250 orang,” katanya.
Pelayanan bisa dilayani dengan baik karena untuk pelayanan paspor haji, pihak Al Mabrur sudah memiliki koordinator. Mereka bisa mengurus terlebih dahulu berkas-berkas yang diperlukan dan dapat dicek apabila ada kekurangan oleh pengurus KBIHU Al Mabrur.
“Kami berharap di kemudian hari tetap terus menjalin kerja sama pembuatan paspor dengan Muhammadiyah,” harapnya. (Wasis)

