Pendidikan Kedokteran Berkualitas, Unismuh Makassar Tambah 2 Program Dokter Spesialis

Publish

13 February 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
97
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menambah penguatan di rumpun kedokteran melalui pembukaan dua program pendidikan dokter spesialis. Izin pembukaan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 135/B/O/2026 tentang izin pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Bedah, dan PPDS Dermatologi, Venereologi, dan Estetika Program Spesialis pada Unismuh Makassar. 

Keputusan tersebut ditetapkan di Jakarta pada 9 Februari 2026. Kabar itu diterima Unismuh Makassar pada Kamis, 12 Februari 2026.

Rektor Unismuh Makassar Dr Abd Rakhim Nanda menyampaikan syukur atas terbitnya keputusan tersebut. Ia menilai kepercayaan pemerintah ini menjadi amanah penting untuk memperkuat kontribusi kampus dalam pemenuhan kebutuhan tenaga dokter spesialis.

“Alhamdulillah, ini pencapaian strategis sekaligus tanggung jawab besar. Program spesialis ini akan memperkuat posisi Unismuh dalam menyiapkan dokter spesialis yang kompeten dan berintegritas,” kata Rakhim Nanda, Kamis, 12 Februari 2026.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Unismuh Makassar, yang Prof Andi Sukri Syamsuri menekankan bahwa pembukaan program spesialis menuntut kesiapan tata kelola, sumber daya, serta jejaring rumah sakit pendidikan. Menurut dia, kualitas penyelenggaraan menjadi kunci agar program berjalan sesuai standar pendidikan kedokteran.

“Mutu adalah kunci. Program spesialis harus dijalankan sesuai standar nasional pendidikan kedokteran, dengan sistem penjaminan mutu yang kuat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam keputusan menteri tersebut juga dinyatakan program studi yang dibuka memenuhi persyaratan minimum akreditasi. Perguruan tinggi diwajibkan memenuhi standar nasional pendidikan tinggi, melaporkan penyelenggaraan program studi setiap semester, serta mematuhi ketentuan penyelenggaraan pendidikan yang ditetapkan kementerian. 

Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unismuh Makassar Prof Suryani As’ad menyebut pembukaan program spesialis ini memperkuat ekosistem pendidikan klinik di lingkungan kampus. Ia menegaskan, penambahan program spesialis harus dibarengi penguatan proses pendidikan agar standar kompetensi tetap terjaga.

“Kami siap memastikan proses pendidikan berjalan sesuai standar kompetensi spesialis. Ini bukan sekadar penambahan program studi, tetapi penguatan kualitas layanan akademik dan klinik, dalam menata Academic-Health System kata Suryani.

Dengan penambahan dua program spesialis baru, total program studi di Unismuh Makassar kini mencapai 71 program studi. Sebelumnya Unismuh telah memiliki dua PPDS yakni Spesialis Emergency, dan Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif. 

Kampus menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas Academic-Health System, dan memperkuat kemitraan rumah sakit pendidikan, serta mendorong riset klinis guna menjawab kebutuhan sistem kesehatan, terutama di kawasan Indonesia Timur.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Lazismu berkolaborasi dengan BCA Syariah dalam Program Qurbanmu ....

Suara Muhammadiyah

13 June 2025

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Cilacap Utara melalui Majelis....

Suara Muhammadiyah

14 September 2025

Berita

MEDAN, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah Cabang Medan Denai menggelar kegiatan....

Suara Muhammadiyah

2 April 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Mencetak tenaga kesehatan profesional terus menjadi komitmen y....

Suara Muhammadiyah

26 December 2024

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Di tengah derasnya arus gawai yang kian menjauhkan anak-anak dari ruang....

Suara Muhammadiyah

22 January 2026