Pendidikan Kedokteran Berkualitas, Unismuh Makassar Tambah 2 Program Dokter Spesialis

Suara Muhammadiyah

13 February 2026

562
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menambah penguatan di rumpun kedokteran melalui pembukaan dua program pendidikan dokter spesialis. Izin pembukaan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 135/B/O/2026 tentang izin pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Bedah, dan PPDS Dermatologi, Venereologi, dan Estetika Program Spesialis pada Unismuh Makassar. 

Keputusan tersebut ditetapkan di Jakarta pada 9 Februari 2026. Kabar itu diterima Unismuh Makassar pada Kamis, 12 Februari 2026.

Rektor Unismuh Makassar Dr Abd Rakhim Nanda menyampaikan syukur atas terbitnya keputusan tersebut. Ia menilai kepercayaan pemerintah ini menjadi amanah penting untuk memperkuat kontribusi kampus dalam pemenuhan kebutuhan tenaga dokter spesialis.

“Alhamdulillah, ini pencapaian strategis sekaligus tanggung jawab besar. Program spesialis ini akan memperkuat posisi Unismuh dalam menyiapkan dokter spesialis yang kompeten dan berintegritas,” kata Rakhim Nanda, Kamis, 12 Februari 2026.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Unismuh Makassar, yang Prof Andi Sukri Syamsuri menekankan bahwa pembukaan program spesialis menuntut kesiapan tata kelola, sumber daya, serta jejaring rumah sakit pendidikan. Menurut dia, kualitas penyelenggaraan menjadi kunci agar program berjalan sesuai standar pendidikan kedokteran.

“Mutu adalah kunci. Program spesialis harus dijalankan sesuai standar nasional pendidikan kedokteran, dengan sistem penjaminan mutu yang kuat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam keputusan menteri tersebut juga dinyatakan program studi yang dibuka memenuhi persyaratan minimum akreditasi. Perguruan tinggi diwajibkan memenuhi standar nasional pendidikan tinggi, melaporkan penyelenggaraan program studi setiap semester, serta mematuhi ketentuan penyelenggaraan pendidikan yang ditetapkan kementerian. 

Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unismuh Makassar Prof Suryani As’ad menyebut pembukaan program spesialis ini memperkuat ekosistem pendidikan klinik di lingkungan kampus. Ia menegaskan, penambahan program spesialis harus dibarengi penguatan proses pendidikan agar standar kompetensi tetap terjaga.

“Kami siap memastikan proses pendidikan berjalan sesuai standar kompetensi spesialis. Ini bukan sekadar penambahan program studi, tetapi penguatan kualitas layanan akademik dan klinik, dalam menata Academic-Health System kata Suryani.

Dengan penambahan dua program spesialis baru, total program studi di Unismuh Makassar kini mencapai 71 program studi. Sebelumnya Unismuh telah memiliki dua PPDS yakni Spesialis Emergency, dan Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif. 

Kampus menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas Academic-Health System, dan memperkuat kemitraan rumah sakit pendidikan, serta mendorong riset klinis guna menjawab kebutuhan sistem kesehatan, terutama di kawasan Indonesia Timur.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Dalam kegiatan campus visit yang digelar Universitas Muhammadiya....

Suara Muhammadiyah

30 January 2025

Berita

Gong Kejuaraan Dunia Tapak Suci, Diawali Tapak Suci Student Nasional Championship 2025  Gender....

Suara Muhammadiyah

28 July 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Berdasarkan laporan dan pantauan pelaksanaan Tes Kemampuan ....

Suara Muhammadiyah

3 November 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikd....

Suara Muhammadiyah

16 September 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Kaprodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah (U....

Suara Muhammadiyah

11 September 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah