Pengurus Baru LPM Bewara Dibekali Strategi Jurnalisme Era Digital

Suara Muhammadiyah

1 July 2026

373
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Dosen Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Arief Permadi menegaskan bahwa produk jurnalistik saat ini terus berkembang seiring perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.

Menurutnya, penyebaran berita tidak lagi terbatas melalui situs web, tetapi hadir dalam berbagai format yang disesuaikan dengan karakteristik platform media sosial.

Pernyataan tersebut disampaikan Arief saat memberikan arahan kepada pengurus baru Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Bewara di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Lantai 3 UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, Selasa (30/06/2026).

Arief menjelaskan, perkembangan platform digital menuntut insan pers, termasuk pers mahasiswa, untuk mampu menghadirkan produk jurnalistik yang lebih kreatif dan adaptif.

Konten jurnalistik kini dapat disajikan dalam bentuk video pendek, infografis, ataupun format multimedia yang dipublikasikan melalui TikTok, Instagram, Facebook, YouTube, dan berbagai platform digital lainnya.

Meski demikian, dia mengingatkan bahwa perubahan format dan media distribusi tidak boleh menggeser prinsip dasar jurnalistik. Menurutnya, tugas utama jurnalis tetap mengabarkan kebenaran kepada publik.

"Prinsip jurnalistik adalah mengabarkan kebenaran. Informasi yang benar semestinya membawa kebaikan. Jika justru menimbulkan persoalan, berarti ada yang keliru dalam proses pengutipannya," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Arief juga memberikan evaluasi terhadap pemberitaan yang selama ini diproduksi LPM Bewara. Ia menilai sebagian besar liputan masih berfokus pada kegiatan yang bersifat seremonial.

Padahal, setiap peristiwa memiliki nilai berita (news value) yang dapat digali lebih mendalam agar menghasilkan karya jurnalistik yang lebih berbobot dan memberikan manfaat bagi pembaca.

Lebih lanjut, dia menekankan bahwa di era digital tidak ada lagi istilah media besar ataupun media kecil. Semua media memiliki peluang yang sama untuk menjangkau audiens karena berkompetisi pada platform digital yang sama. Oleh sebab itu, kualitas konten menjadi faktor utama yang menentukan daya saing sebuah media.

Arief berharap kepengurusan baru LPM Bewara mampu membangun budaya belajar yang berkelanjutan melalui berbagai program peningkatan kapasitas, baik yang diselenggarakan secara mingguan, bulanan, maupun dalam bentuk pelatihan rutin lainnya.

Di akhir arahannya, Arief menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus baru LPM Bewara yang telah dilantik. Ia optimistis kepengurusan yang baru dapat membawa Bewara berkembang menjadi media kampus yang lebih profesional, berkualitas, dan semakin relevan dengan kebutuhan informasi di era digital.*


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Poli....

Suara Muhammadiyah

29 September 2023

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menjadi tuan rumah ....

Suara Muhammadiyah

6 February 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Badan Pembina Taman Kanak-Kanak Islam Indonesia – Dewan Masjid I....

Suara Muhammadiyah

24 September 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadi....

Suara Muhammadiyah

10 September 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Waktunya semakin mendekat. Hanya tinggal sehari lagi untuk peser....

Suara Muhammadiyah

12 February 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah