Pentingnya Upskilling dan Reskilling Kader Posbindu

Suara Muhammadiyah

21 September 2024

1399
Foto Istimewa

Foto Istimewa

KUDUS, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Kudus  konsen menyiapkan kader kesehatan terbaik yang bertugas digaris depan pelayanan kesehatan masyarakat. Salah satu tim yang bertugas menyiapkan kader tersebut terdiri dari Diana Tri Lestari, M.Kep, Ns.Sp.Kep, MB, Apt. Eko Retnowati, M.Si., M.Farm, dan Syahrial Aman, S.T., M.T. Mereka bahu membahu memberikan penyegaran kader Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM). 

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Glagah Kulon Kudus ini dibuka langsung oleh Kepala Puskesmas Rejosari, dr. Isna Noor Khilda. Dalam sambutannya ia memberikan apresiasi atas inisiatif UMKU dalam menangani penyakit tidak menular, seperti hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit jantung. “Kasus penyakit ini semakin meningkat di wilayah kerja kami, dan kami berterima kasih atas kontribusi yang diberikan oleh tim dosen UMKU dalam memperkuat kader kesehatan di wilayah kami,” ujarnya

Diana Tri Lestari, selaku ketua tim pelaksana, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam deteksi dini, pemantauan, dan penatalaksanaan penyakit tidak menular. “Upskilling dan reskilling ini juga akan dilanjutkan dengan pembentukan pandu penyakit tidak menular,” katanya

Ia juga menambahakan bahwa kegiatan ini mendapat dukungan dari kementerian Riset dan Teknologi. Kementrian melalui Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Masyarakat (DRTPM) DITJEN DIKTIRISTEK mendanai kegiatan terbut. Pendanaan melalui Hibah Pengabdian Kepada Masyarakat dengan skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan kader Posbindu PTM dapat berkontribusi lebih besar dalam meningkatkan kesehatan masyarakat di wilayah mereka.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini mencakup kebijakan dan pelaksanaan posbindu PTM, deteksi dini, penatalaksanaan PTM, serta kesehatan dan keselamatan pekerja sosial. dengan peningkatan kapasitas kader, diharapkan peran mereka dalam pencegahan dan penatalaksanaan PTM akan semakin efektif.

Antusiasme peserta sangat terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah satu peserta, Ngadini, mengungkapkan pentingnya kegiatan ini, terutama mengingat keterbatasan akses ke Puskesmas di wilayah Glagah Kulon. “Kami merasa terbantu dengan tambahan pengetahuan dan keterampilan, sehingga bisa memberikan pendampingan yang lebih baik kepada masyarakat,” ungkapnya. (SY/AR)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebanyak 13 murid dan 1 guru pendamping, Anisa Amalia, S.Si da....

Suara Muhammadiyah

14 January 2026

Berita

KL, Suara Muhammadiyah - Mudir pesantren KAUMAN Muhammadiyah Padang Panjang, Dr. Derliana dianugerah....

Suara Muhammadiyah

21 September 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pada Ahad (31/12) Lazismu Mantrijeron menggelar Wisuda dan Tutup Ta....

Suara Muhammadiyah

1 January 2024

Berita

Milad Tapak Suci ke 62, Mencetak Generasi Kuat, Mendunia Oleh: Suprapto/Ketua TSPM Pimda 070 Kendal....

Suara Muhammadiyah

31 July 2025

Berita

Bantuan Logistik Darurat Bencana dan Daerah 3T SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Wilay....

Suara Muhammadiyah

28 May 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah