YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Lima mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengembangkan produk desain industri bernama ALPURE, yaitu biofilter udara alami berbasis mikroalga Chlorella sp. yang dirancang untuk mendukung kualitas udara dalam ruangan sekaligus memiliki fungsi dekoratif.
Inovasi tersebut berhasil memperoleh pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) Tahun 2026. Tim ALPURE diketuai oleh Sulthan Rizqy Darmawan dengan anggota Galang Riky Fauzan, Mar Atus Sholikha, Wangi Putri Ali, dan Nabilla Enifha Rahman, dan Indanazulfa Qurrota A’yun, S.E., M.Sc. sebagai dosen pembimbing.
Ide ALPURE berangkat dari perhatian tim terhadap kualitas udara di dalam ruangan. Mereka kemudian mencoba memanfaatkan Chlorella sp. sebagai basis pengembangan biofilter yang dikemas dalam bentuk produk dekorasi interior. Konsep ini dipilih agar ALPURE tidak hanya memiliki fungsi, tetapi juga menarik untuk ditempatkan di rumah maupun ruang kerja.
Pengembangan ALPURE tidak dilakukan dalam waktu singkat. Tim melalui proses penyusunan ide, perancangan konsep produk, hingga penyusunan model usaha sebelum proposal diajukan dalam PKM 2026. Setelah memperoleh pendanaan, gagasan yang sebelumnya dituangkan dalam proposal mulai diarahkan pada pengembangan produk dan pengujian peluang pasarnya.
“Kami ingin ALPURE tidak berhenti sebagai ide dalam kompetisi. Produk ini perlu terus dikembangkan, diuji respons pasarnya, dan dilihat potensinya sebagai usaha yang benar-benar bisa berjalan,” ujar Indanazulfa.
Tim ALPURE juga belajar menentukan calon konsumen, menyusun strategi pemasaran, serta melihat peluang sebuah gagasan untuk dikembangkan menjadi usaha. Proses tersebut sekaligus memberi pengalaman bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang selama ini diperoleh di bangku kuliah. Mereka tidak hanya dituntut menyusun perencanaan usaha, tetapi juga belajar bekerja dalam tim, membaca kebutuhan konsumen, dan mengambil keputusan ketika berhadapan dengan kondisi nyata di lapangan.
Setelah memperoleh pendanaan PKM 2026, tim akan melanjutkan pengembangan produk dan strategi pemasarannya. Mereka berharap ALPURE dapat berkembang dari proyek mahasiswa menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan diterima oleh masyarakat.

