Perdana ke Brebes, Haedar Nashir Resmikan Berbagai Amal Usaha Muhammadiyah - 'Aisyiyah

Publish

29 May 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1639
Foto Istimewa

Foto Istimewa

BREBES, Suara Muhammadiyah - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. KH. Haedar Nashir,M.Si resmikan gedung Panti Asuhan dan Tahfidz Qur'an Putri Aisyiyah Cabang Larangan Desa Luwunggede Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes. Kegiatan ini merupakan rangkaian Pengajian akbar Prof. Dr. Haedar Nashir di halaman panti Asuhan Putri Aisyiyah Luwunggede, Sabtu (25/05/2024).

Dalam tausyiyahnya Haedar mengapresiasi atas perkembangan dakwah Muhammadiyah di Cabang Larangan dengan didirikannya berbagai Amal Usaha. Beliau juga mengungkapkan baru pertama kali menginjakkan kakinya di Kabupaten Brebes.

"Saya sungguh bangga karena senang hadir di acara begitu rupa,  penuh dengan keramahan dengan peserta yang diluar saya bayangkan. Ini pertama kali saya ke Kabupaten Brebes, khusunya di Ranting Luwunggede Cabang Larangan Daerah Kabupaten Brebes" ungkapnya.

Dirinya prioritas hadir di kawasan tempat terpencil dan terjauh, kawasan yang diluar dimana hadir Muhammadiyah dan Aisyiyah untuk mencerdaskan dan mencerahkan warga masyarakat secara keseluruhan. Tetapi usaha yang dilakukan tidak semuanya terjangkau, karena begitu luasnya Indonesia.

"Karena panggilan ilahi, Muhammadiyah hadir untuk menyebarluaskan, memajukan dan mewujudkan Islam sebagai dinul hadhoroh, sebagai agama yang membawa kemajuan peradaban kehidupan umat manusia. Bukan hanya untuk umat muslim namun seluruh umat manusia," paparnya.

Ketua panitia H. Untung Sunoto, M.Pd menyampaikan, Gedung Panti Asuhan dibangun di atas lahan seluas 640 m2 dan menelan biaya sebesar Rp970 juta. Maksud dan tujuan dibangunnya panti adalah implementasi teologi al ma'un dalam mengentaskan anak - anak tidak beruntung yaitu anak yatim piatu dari kesulitan hidup dan keterbelakangan pendidikan.

" Selanjutnya TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Luwunggede berikut garden atau taman bunga dan buah memiliki lahan seluas 1600 m2. Luas bangunan TK seluas 220 m2 dibangun menghabiskan dana Rp475 juta. Tujuan dibangunya adalah untuk memberikan layanan pendidikan usia pra sekolah khususnya bagi warga masyarakat Desa Luwunggede," jelasnya.

Kepala Panti Asuhan Putri Aisyiyah yang juga wakil ketua 2 Pimpinan Cabang Aisyiyah Larangan, Siti Rokhaniyah mengungkapkan, baik Gedung Panti Asuhan maupun TK ABA Luwunggede dibangun di atas lahan wakaf dari Keluarga Besar Almarhum H. Ahmad Tauhid dengan Donatur utama Dr. H. Yunus Husein Pejabat PPATK Jakarta.

" Panti Asuhan Putri Aisyiyah mulai dibangun pada tanggal 4 Desember 2023 dan selesai pada mei 2024. Aisyiyah Cabang Larangan mendapatkan amanah untuk mengelola Panti Asuhan. Tahun ini sudah mendapatkan 8 anak dengan berbagai jenjang pendidikan yang berbeda," katanya.

Selain Panti Asuhan, Haedar Nashir juga meresmikan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Cabang Larangan lainnya yakni gedung Administrasi 3 lantai SMK MUhammadiyah Larangan, gedung Dakwah Muhammadiyah Cabang Larangan, Taman bunga dan buah cabang Larangan Desa Luwunggede dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal Luwunggede.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Guru sekolah Muhammadiyah se-Kabupaten Blitar mengikuti acara Saraseh....

Suara Muhammadiyah

31 May 2024

Berita

WONOGIRI, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Wonogiri menyelenggarakan Perj....

Suara Muhammadiyah

16 August 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - “Sebagai pimpinan Muhammadiyah yang sudah bergumul cukup lama....

Suara Muhammadiyah

27 September 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kian memantapkan la....

Suara Muhammadiyah

8 January 2026

Berita

WAKATOBI, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali bergiat dalam pembe....

Suara Muhammadiyah

24 August 2025