MAGELANG, Suara Muhammadiyah — SMA Taruna Muhammadiyah (SMA Tarunamu) Gunungpring, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, menyelenggarakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ahad (17/8).
Upacara yang digelar di lapangan sekolah tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan dengan mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Bertindak sebagai pembina upacara, Agus Winarna, Dosen Tetap Universitas Pertahanan Republik Indonesia sekaligus Penasihat Bidang Ketarunaan dan Akademik SMA Taruna Muhammadiyah Gunungpring.
Dalam amanatnya, Agus Winarna mengajak seluruh peserta upacara untuk merefleksikan makna kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan bangsa dengan penuh pengorbanan.
Menurutnya, generasi muda saat ini menghadapi tantangan yang berbeda. Jika dahulu para pejuang menghadapi penjajahan secara fisik, generasi masa kini harus melawan kebodohan, kemalasan membaca, lemahnya sopan santun, serta memudarnya harga diri bangsa akibat penggunaan teknologi digital yang tidak bijak.
Di sinilah, lanjut Agus, lembaga pendidikan Muhammadiyah memiliki peran penting dalam mengasah kemampuan akademik sekaligus membentuk kader dan calon pemimpin bangsa.
“Fase SMA sangat krusial dalam membentuk pola pikir dan mental. Ada empat prinsip disiplin yang harus dipegang, yakni disiplin akademik dalam menuntut ilmu pengetahuan, disiplin personal dalam menjaga ketangguhan fisik dan mental, disiplin ibadah sebagai fondasi spiritual, serta disiplin sosial dalam membentuk akhlak kepada sesama,” kata Agus.
Ia menambahkan, pembentukan keempat disiplin tersebut dapat dilakukan melalui proses pembelajaran, latihan, dan pengasuhan yang dibimbing oleh para ustaz dan ustazah.
Selain itu, para siswa juga harus membekali diri dengan empat kompetensi penting, yakni berpikir kritis, berkomunikasi dengan santun, berkolaborasi dalam kebaikan, dan berkreasi untuk menciptakan karya-karya baru.
“Secara akademis, anak-anak juga harus membekali diri dengan empat B, yakni berpikir kritis, berkomunikasi dengan santun, berkolaborasi dalam kebaikan, dan berkreasi menciptakan karya baru,” tambahnya.
Upacara tersebut diikuti seluruh guru dan karyawan SMA Tarunamu, serta guru dan karyawan Perguruan Muhammadiyah Gunungpring, di antaranya SD Muhammadiyah Gunungpring (SD MUGU) dan SMP Muhammadiyah Plus (SMP MPLUS).
Turut hadir pula jajaran Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Gunungpring.
Upacara berlangsung tertib sejak pengibaran Sang Merah Putih hingga pembacaan doa. Para taruna dan taruni SMA Tarunamu menunjukkan dedikasi serta disiplin tinggi dalam menjalankan tugas masing-masing.
Barisan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) menjadi salah satu perhatian dalam upacara tersebut. Gerakan yang kompak dan penuh semangat memperlihatkan kesiapan serta kedisiplinan para siswa dalam menjalankan tugas.
Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Pentas Seni Kemerdekaan yang menampilkan kreativitas para siswa dari sejumlah Amal Usaha Muhammadiyah di Gunungpring.
SD Muhammadiyah Gunungpring menampilkan seni tari, menyanyi, serta atraksi bermain sepatu roda. Sementara itu, SMP Muhammadiyah Plus menampilkan dua pertunjukan seni tari dan menyanyi.
SMA Tarunamu sendiri menampilkan beragam pertunjukan, mulai dari menyanyi, seni tari, hingga permainan instrumen biola.
Seluruh penampilan tersebut mendapat perhatian dan sambutan meriah dari para siswa, guru, serta seluruh hadirin yang hadir.
Tidak hanya berkiprah dalam pelaksanaan upacara di lingkungan sekolah, SMA Tarunamu Gunungpring juga mendapat kepercayaan lebih luas dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini.
Sejumlah siswa SMA Tarunamu dipercaya menjadi anggota Paskibraka di tingkat kecamatan hingga kabupaten.
Kepercayaan tersebut menjadi bukti kualitas, kedisiplinan, dan pembinaan ketarunaan yang selama ini dikembangkan oleh SMA Tarunamu. Keterlibatan para siswanya dalam pengibaran Sang Merah Putih di berbagai tingkatan sekaligus mempertegas kontribusi nyata sekolah dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Peringatan HUT ke-81 RI ini diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu terus memupuk rasa persatuan dan kesatuan di antara seluruh warga sekolah.
Lebih dari itu, semangat kemerdekaan diharapkan menjadi energi bagi para taruna dan taruni untuk terus belajar, berdisiplin, berprestasi, serta mempersiapkan diri sebagai generasi penerus yang mampu membawa kemajuan bagi bangsa dan negara. (NA)

