Pertemukan Kampus dengan Industri, SIE Expo UMY Hadirkan 136 Inovasi

Suara Muhammadiyah

24 June 2026

83
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) terus memperkuat perannya sebagai kampus inovatif yang mendorong hilirisasi hasil riset melalui penyelenggaraan Science, Innovation & Entrepreneurship Expo (SIE Expo) 2026. Mengusung tema “Integrating Innovation, Science, and Entrepreneurship for a Sustainable Future” , kegiatan yang berlangsung pada 23–24 Juni 2026 di Gedung Dasron Hamid Research and Innovation Center (RIC) UMY ini menjadi wadah kolaborasi antara akademisi, industri, pelaku usaha, investor, dan masyarakat.

Direktur Direktorat Inovasi dan Hilirisasi (DIH) UMY, Dr. Ir. Novi Caroko, S.T., M.Eng., menjelaskan bahwa SIE Expo 2026 merupakan expo inovasi pertama yang diselenggarakan sejak berdirinya DIH UMY. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mempertemukan hasil riset dan inovasi dosen maupun mahasiswa dengan kebutuhan nyata dunia usaha dan industri.

“Ini merupakan kegiatan pertama Direktorat Inovasi dan Hilirisasi. Kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri agar hasil-hasil penelitian tidak berhenti di laboratorium, tetapi dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat,” ujarnya.

Menurut Novi, Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki potensi besar sebagai ekosistem inovasi. Berdasarkan data yang dihimpun DIH UMY, terdapat lebih dari 340 ribu UMKM, 617 industri besar dan menengah, serta 132 perguruan tinggi di DIY. Namun, hingga kini masih terdapat kesenjangan antara hasil penelitian kampus dan kebutuhan dunia usaha.

“Kami melihat adanya gap antara produk penelitian dan inovasi yang dihasilkan perguruan tinggi dengan kebutuhan industri. Padahal, jika keduanya dapat berkolaborasi, akan tercipta nilai tambah yang besar bagi perkembangan ekonomi dan inovasi di Yogyakarta,” jelasnya.

Melalui SIE Expo, UMY menghadirkan ruang diskusi dan business matching yang mempertemukan peneliti dengan pelaku usaha. Harapannya, berbagai inovasi yang dihasilkan kampus dapat menemukan pasar yang tepat sekaligus menjawab kebutuhan industri secara nyata.

“Dalam dunia bisnis ada istilah product-market fit. Kami ingin membantu mempertemukan inovator dan pelaku usaha agar produk hasil penelitian benar-benar sesuai dengan kebutuhan pasar,” tambah Novi.

Beragam agenda diselenggarakan dalam expo ini, mulai dari pameran produk inovasi, talkshow inovasi dan kewirausahaan, diseminasi hasil riset, business matching, penguatan UMKM, kompetisi inovasi siswa melalui Secondary School Innovation Competition (SINCO), konsultasi kekayaan intelektual dan perjanjian usaha, hingga demonstrasi produk inovasi karya sivitas akademika UMY.

Selain itu, tersedia pula layanan kesehatan gigi gratis dari Fakultas Kedokteran Gigi UMY, tenant UMKM, serta promosi dan kunjungan laboratorium di Gedung RIC UMY.

Antusiasme peserta terlihat sejak hari pertama penyelenggaraan. Hingga pembukaan acara, tercatat sekitar 600 peserta telah melakukan registrasi yang terdiri atas siswa dan guru SMP-SMA, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di DIY dan Jawa Tengah, dosen, peneliti, pelaku UMKM, mitra industri, investor, hingga masyarakat umum.

Sebanyak 136 produk inovasi dari berbagai bidang dipamerkan dalam expo ini, ditambah 19 produk dari mitra dunia usaha dan dunia industri. Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah seiring hadirnya peserta dan tenant yang belum melakukan registrasi sebelumnya.

Sementara itu, Rektor UMY, Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., menegaskan bahwa komunikasi dan kolaborasi antara peneliti dan dunia usaha merupakan kunci agar hasil riset kampus dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Forum seperti ini sangat penting agar hasil penelitian dosen tidak hanya menjadi laporan akademik, tetapi dapat dimanfaatkan secara langsung dan bahkan dikomersialisasikan untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ungkapnya.

Nurmandi mencontohkan sejumlah inovasi yang telah berhasil diterapkan di lingkungan UMY maupun sektor kesehatan. Salah satunya adalah sistem pengelolaan sampah mandiri yang dikembangkan melalui teknologi hasil inovasi kampus.

“UMY saat ini mampu menyelesaikan persoalan sampah secara mandiri dengan inovasi yang kami kembangkan sendiri, mulai dari alat pres sampah, insinerator ramah lingkungan, hingga sistem pemilahan sampah yang terintegrasi,” jelasnya.

Selain itu, berbagai hasil penelitian bidang kesehatan dan kedokteran juga mulai dimanfaatkan secara nyata, termasuk material kedokteran gigi yang telah digunakan oleh Rumah Sakit Gigi dan Mulut UMY. Menurutnya, produk-produk tersebut memiliki potensi besar untuk mengurangi ketergantungan terhadap produk impor sekaligus menekan biaya layanan kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, Nurmandi juga memperkenalkan 18 laboratorium bersertifikasi yang dimiliki UMY dan telah melayani berbagai kebutuhan pengujian dari masyarakat, dunia usaha, hingga instansi pemerintah.

“Laboratorium kami melayani berbagai kebutuhan pengujian di bidang sipil, teknik, farmasi, dan sektor lainnya. Seluruh layanan tersebut telah tersertifikasi sehingga dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat maupun industri,” katanya.

Melalui penyelenggaraan SIE Expo 2026, UMY berharap dapat memperkuat ekosistem inovasi yang menghubungkan dunia akademik, industri, dan kewirausahaan. Dengan kolaborasi tersebut, hasil penelitian tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga menciptakan solusi, peluang bisnis, dan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“Kami berharap forum ini menghasilkan nilai tambah, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga nilai ekonomi dan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Nurmandi. (Jeed)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Akhirussanah The Golden Generation  CILACAP, Suara Muhammadiyah - SMP Muhammadiyah 1 (Mutu) Pl....

Suara Muhammadiyah

22 May 2026

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memulai groundbreaking Kampus II U....

Suara Muhammadiyah

6 January 2024

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah – Gerakan kekebalan siswa meningkat. Hal ini berdasarkan surat dari K....

Suara Muhammadiyah

17 January 2024

Berita

BANYUMAS, Suara Muhammadiyah - Taekwondo UMP Meraih 13 Mendali Emas, 2 Mendali Perak, 1 Mendali Peru....

Suara Muhammadiyah

30 July 2025

Berita

BANJARMASIN, Suara Muhammadiyah  – Suara takbir menggema di Halaman Komplek Perguruan Muh....

Suara Muhammadiyah

7 April 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah