YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. Irwan Akib, M.Pd, menegaskan komitmen kuat Muhammadiyah dalam mendorong mutu pendidikan nasional melalui penguatan sekolah dan madrasah unggul. Ia berharap dua puluh dua sekolah/madrasah akselerasi unggul Muhammadiyah mampu menembus sepuluh besar nasional hasil UTBK dan TKA.
Pernyataan tersebut disampaikan Prof. Irwan Akib saat penutupan Sarasehan Sekolah/Madrasah Unggul Muhammadiyah yang digelar di Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Saya berharap dari dua puluh dua sekolah/madrasah akselerasi unggul Muhammadiyah ini, ada yang masuk dalam sepuluh terbaik UTBK dan TKA. Layar sudah dikembangkan, lebih baik tenggelam daripada mundur ke pantai,” tegas Prof. Irwan di hadapan para peserta sarasehan.
Namun demikian, Prof. Irwan menekankan bahwa ukuran keunggulan sekolah Muhammadiyah tidak semata-mata ditentukan oleh capaian akademik nasional. Sekolah Muhammadiyah, menurutnya, harus unggul versi Muhammadiyah, yakni unggul secara utuh dan berimbang.
“Lulusan sekolah Muhammadiyah harus mantap imannya, kuat intelektualnya, baik sikap dan akhlaknya, serta memiliki keterampilan. Inilah keunggulan yang menjadi ciri khas dan kekuatan pendidikan Muhammadiyah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prof. Irwan Akib berharap keberadaan dua puluh dua sekolah/madrasah unggul tersebut tidak berhenti pada pencapaian internal semata. Ia menekankan pentingnya efek imbas (multiplier effect) agar prestasi dan praktik baik dari sekolah unggul dapat menular ke sekolah dan madrasah Muhammadiyah lainnya yang belum masuk kategori unggul.
Menurutnya, keberhasilan besar hanya dapat dicapai melalui keseriusan, kerja keras, dan komitmen yang berkelanjutan. “Layar sudah dikembangkan. Tinggal bagaimana kita berlayar dengan sungguh-sungguh, menjaga arah, dan konsisten pada tujuan,” tambahnya.
Sarasehan Sekolah/Madrasah Unggul Muhammadiyah ini diikuti oleh 22 sekolah/madrasah unggul dari berbagai daerah. Setiap sekolah mengirimkan tiga peserta, yakni kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan guru senior. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai Jum’at, 30 Januari hingga Ahad, 1 Februari 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Irwan Akib juga menegaskan bahwa target awal dari program penguatan sekolah/madrasah unggul Muhammadiyah adalah capaian UTBK dan TKA yang menempatkan sekolah-sekolah Muhammadiyah masuk dalam seratus terbaik tingkat nasional.
Dengan strategi yang terarah, penguatan mutu berkelanjutan, serta integrasi nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan, Prof. Irwan optimistis sekolah dan madrasah Muhammadiyah mampu tampil sebagai rujukan pendidikan unggul di tingkat nasional.

