PKM Internasional UM Bandung Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan UMKM

Publish

5 May 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
71
Dok Istimewa

Dok Istimewa

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Masih dalam rangka acara INCODE 3rd, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UM Bandung bersama Symbiosis School of Economics Symbiosis International University dari India, The Asia International University dari Uzbekistan, dan Universiti Sains Islam Malaysia, mengadakan international community services program (PKM Internasional) pada Kamis (30/04/2026).

Acara yang berlangsung ceria ini digelar di Sekolah Perempuan Jawa Barat. Selain itu, kegiatan tersebut juga dilaksanakan di PT Pondok Tekstil Kreasindo Kota Bandung.

Suparjiman, Ketua Pusat Studi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Universitas Muhammadiyah Bandung, menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan wujud kolaborasi nyata lintas negara dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat di tingkat internasional.

"Melalui kegiatan ini, kita berkolaborasi memperkuat pembinaan UMKM di setiap negara, tidak terkecuali di Indonesia," ujar Suparjiman.

Di Sekolah Perempuan Jawa Barat, ketiga universitas tersebut memberikan sharing session kepada para pelaku UMKM. ”Setelah ini kita akan melakukan pendampingan kepada para pelaku UMKM yang sebelumnya menjadi binaan dari UM Bandung,” lanjut Suparjiman.

Selain itu, para mahasiswa dari ketiga universitas juga melakukan kunjungan ke PT Pondok Tekstil Kreasindo Kota Bandung untuk melihat produksi, seperti karpet, sajadah, dan kerudung. ”UMKM ini juga kebetulan sudah go internasional dan sudah ekspor usahanya ke berbagai negara Timur Tengah,” terang Suparjiman.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jabar Eva Fandora mengaku senang dan sangat mengapresiasi kegiatan ini.

Menurut Eva, kegiatan dan kerja sama seperti ini menjadi upaya konkret dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan khususnya yang berada di Jawa Barat. ”Tentu kegiatan pemberdayaan seperti ini akan menjadikan perempuan yang ada di Jawa Barat bisa mandiri,” imbuh Eva.

Eva menjelaskan bahwa adanya pembinaan ini dapat menjadikan perempuan yang ada di Jawa Barat dapat lebih mudah mendapatkan pendapatan ekonomi yang lebih baik. ”Ini juga menjadikan perempuan yang ada di Jawa barat menjadi tulang punggung keluarganya masing-masing khususnya dalam menghadapi Indonesia Emas 2045,” kata Eva.

Pada sisi lain, Asst Professor Symbiosis School of Economics Symbiosis International University Sugandh Arora sangat antusias dengan kolaborasi ketiga kampus tersebut. Menurutnya, kegiatan kolaborasi lintas negara seperti ini membawa dampak positif.

Dirinya mengaku sangat menikmati dan mendapatkan pengalaman luar biasa, khususnya bagi para mahasiswanya, selama berkegiatan akademik di Kota Kembang. ”Saya sangat menikmati kegiatan ini. Para juga mahasiswa banyak mendapatkan pengalaman yang hebat di sini tentunya,” tegas Sugandh.*(FK)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Kafilah SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta jurusan Broadcasting turut serta....

Suara Muhammadiyah

7 March 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Sebelas Maret (UNS) menyelenggarakan kejuaraan nasional ....

Suara Muhammadiyah

7 October 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dalam mendidik serta memantau perkembangan anak, para orang tua ....

Suara Muhammadiyah

16 July 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agung Danarto menyampaikan, ritus pe....

Suara Muhammadiyah

17 January 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Isu keberlanjutan menjadi perhatian utama pendidikan tinggi da....

Suara Muhammadiyah

26 September 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah