MONOKWARI, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Papua Barat (UMPB) terus menunjukkan perkembangan yang signifikan sejak berubah status dari STKIP Muhammadiyah Manokwari menjadi universitas pada tahun 2025.
Salah satu yang paling menarik perhatian adalah tingginya peminat pada Program Studi (Prodi) S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), yang kini menjadi pilihan utama bagi mahasiswa baru.
Demikian ditegaskan Ketua BPH UMPB, H. Wardi, S.P kepada media, Jumat 13 Februari 2026.
Dijelaskan, saat ini total mahasiswa mencapai 1.700 orang, Prodi S1 PGSD mencatatkan angka pendaftaran paling banyak dibandingkan program studi lainnya.
Pada tahun 2024, UMPB menerima 365 mahasiswa baru, dan jumlah tersebut meningkat tajam menjadi 483 orang pada tahun 2025.
Prodi ini, yang berada di bawah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), menarik perhatian calon mahasiswa dari berbagai daerah di Papua Barat, berkat kualitas pendidikan yang ditawarkan serta prospek karier yang menjanjikan di sektor pendidikan.
Keberhasilan Prodi PGSD ini mencerminkan komitmen universitas untuk menyediakan pendidikan yang berkualitas, terutama bagi putra-putri Papua.
“Kami berupaya menjadikan UMPB sebagai pusat pendidikan yang dapat memenuhi kebutuhan generasi muda Papua yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.
Selain Prodi PGSD, UMPB juga mengelola program studi lain yang semakin diminati, seperti S1 Pendidikan Bahasa Indonesia, S1 Pendidikan Bahasa Inggris, S1 Teknik Sipil, dan S1 Teknik Informatika.
Meskipun demikian, Prodi PGSD tetap menjadi favorit, berkat kurikulum yang relevan dan keterkaitan langsung dengan kebutuhan pendidikan dasar di Papua Barat. (yahya)

