Prodi Psikologi Islam UMRI Peringati Hari Kesehatan Mental Sedunia

Publish

13 October 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
417
Istimewa

Istimewa

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah - Program Studi (Prodi) Psikologi Islam Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia (World Mental Health Day) dengan menyelenggarakan serangkaian kegiatan edukatif dan inspiratif. Kegiatan ini mengusung tema “Mengobati Luka Masa Lalu”, sebagai bentuk kepedulian terhadap isu kesehatan mental mahasiswa dan civitas akademika melalui pendekatan Islami dan aktivitas kreatif pada Jum’at (10/10/2025) yang berlangsung di lingkungan kampus Umri.

Kegiatan diawali dengan kajian keislaman yang menghadirkan narasumber Dr. Santoso, SS MSi., seorang akademisi sekaligus pakar psikologi Islam. Dalam pemaparannya, Dr Santoso menekankan pentingnya proses penyembuhan luka batin dengan mengintegrasikan nilai-nilai spiritual Islam dan pendekatan psikologi modern.

“Luka masa lalu tidak perlu dilupakan, tetapi perlu dipahami dan disembuhkan dengan kesadaran, memaafkan, serta keimanan,” ujarnya.

Usai sesi kajian, acara dilanjutkan dengan berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif mahasiswa, antara lain bazar mahasiswa, pentas seni (pensi), serta Focus Group Discussion (FGD) yang membahas isu-isu kesehatan mental yang sering dialami mahasiswa. Melalui rangkaian kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk mengekspresikan diri, membangun empati, dan berdialog terbuka mengenai tantangan psikologis di lingkungan kampus.

Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Psikologi Islam Umri, Dwita Razkia, MPsi Psikolog., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata komitmen Program Studi dalam menumbuhkan kesadaran serta kepedulian terhadap kesehatan mental, khususnya di kalangan mahasiswa.

“Kami ingin mengajak seluruh civitas akademika untuk tidak lagi menganggap kesehatan mental sebagai hal yang tabu. Kesehatan jiwa adalah bagian penting dari kesejahteraan manusia secara menyeluruh. Mulailah peduli terhadap kesehatan mental diri sendiri, lalu lanjutkan dengan peduli terhadap sesama,” tegasnya.

Dengan semangat kolaboratif antara dosen dan mahasiswa, peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia ini diharapkan menjadi momen reflektif untuk terus menumbuhkan budaya self-awareness, self-care, serta kepedulian sosial yang berkelanjutan di lingkungan kampus. (Dwita Razkia)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mencatatkan prestasi memb....

Suara Muhammadiyah

13 July 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dalam momen Kebangkitan Nasional, Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah....

Suara Muhammadiyah

21 May 2025

Berita

Oleh : Afita Nur Hayati, S.Si, M.Si, Dosen UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, Ketua Lemba....

Suara Muhammadiyah

19 June 2025

Berita

GAMPING, Suara Muhammadiyah - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah dr H Agus Taufiqurrahman, SpS., MKes....

Suara Muhammadiyah

5 June 2024

Berita

TANGERANG, Suara Muhammadiyah – Biro Perjalanan Haji dan Umrah PT Suara Muhammadiyah Wisata (S....

Suara Muhammadiyah

15 December 2025