Prof Syamsul Anwar: Kurban dan Haji Melambangkan Kepentingan Bersama

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1105
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MAKKAH, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah periode 2022-2027, Prof Dr KH Syamsul Anwar, MA, menegaskan bahwa ibadah kurban dalam pelaksanaan haji memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar ritual fisik. Menurutnya, kurban adalah simbol kepentingan bersama umat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan lahir dan batin.

Pernyataan ini disampaikan Prof Syamsul Anwar dalam konferensi pers yang diadakan pada Sabtu, 7 Juni 2025, di Makkah. Salah satu anggota Amirul Hajj ini menekankan bahwa haji, sebagai salah satu rukun Islam yang wajib bagi yang mampu secara finansial dan kesehatan, adalah ibadah kolosal dan berat namun sarat hikmah.

"Melalui haji, kita diundang untuk melihat jejak perjuangan Nabi Ibrahim dalam menjunjung tinggi prinsip monoteisme, menyebarkan kepercayaan kepada Allah SWT, yang kemudian juga tercermin dalam perjalanan Haji Nabi Muhammad SAW," jelas Prof Syamsul Anwar.

Guru Besar UIN Sunan Kalijaga ini melanjutkan, haji memiliki banyak makna. Salah satunya adalah tuntunan kurban. Bagi jemaah haji Tamattu', diwajibkan kurban seekor kambing. Sementara itu, bagi mereka yang tidak menjalankan ritual haji di Makkah, tetap dianjurkan untuk berkurban jika memiliki kemampuan.

"Perlu diperhatikan bahwa kurban dalam pelaksanaan haji bukan hanya penerapan fisik semata. Membeli dan menyembelih kambing lalu mendistribusikan dagingnya kepada yang membutuhkan, terutama mereka yang tidak mampu, hanyalah satu bagian kecil," tegasnya.

Lebih penting, lanjut Prof Syamsul Anwar, adalah simbolisasi makna pengorbanan itu sendiri. Kurban mengajarkan pelajaran penting dalam Islam: bagaimana setiap individu Muslim dapat berkorban demi kepentingan bersama yang lebih besar.

"Berkurban demi kemaslahatan umat untuk meningkatkan kesejahteraan fisik dan mental adalah inti dari ibadah ini. Oleh karena itu, yang penting dalam haji ini bukan hanya sekadar prosesi yang dilakukan selama tiga atau empat hari di Makkah, tapi nilai dan arti haji yang dapat kita terapkan setelah musim haji," imbuhnya. (Riz)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Asrama Mahasiswa Program Pendidikan Kader Ulama Muhammadiyah Univ....

Suara Muhammadiyah

10 December 2023

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah - Pada hari Sabtu, tanggal 28 Oktober 2023, Aula Kantor PDM Sleman menjad....

Suara Muhammadiyah

28 October 2023

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Dalam dunia psikologi, healing merupakan proses penyembuhan mental. Ber....

Suara Muhammadiyah

23 February 2024

Berita

KUNINGAN, Suara Muhammadiyah - Kegiatan ini merupakan rangkaian Kegiatan Aksi Bergizi Sehat Berkemaj....

Suara Muhammadiyah

8 November 2023

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Dosen yang juga Kepala Biro Humas dan Protokol Universitas Muhammad....

Suara Muhammadiyah

24 January 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah