Program Mahasiswa Berdampak 2026, UMRI Dorong Pemulihan Ketahanan Pangan Pascabencana

Publish

4 February 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
85
Istimewa

Istimewa

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang responsif terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan melalui Program Mahasiswa Berdampak Tahun 2026 yang didanai oleh Diktisaintek. Salah satu fokus kegiatan program ini mengusung tema “Strategi Pemulihan Ketahanan Pangan Pascabencana Melalui Hortikultura dan Hidroponik di Pekarangan Rumah.”

Program tersebut dirancang untuk memberikan kontribusi nyata dalam pemulihan ketahanan pangan masyarakat pascabencana dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah secara produktif dan berkelanjutan. Melalui pendekatan hortikultura dan hidroponik, masyarakat didorong untuk mampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi.

Pelaksanaan program ini melibatkan kolaborasi lintas minat dan bakat mahasiswa Umri. Selain mahasiswa dari berbagai program studi, kegiatan juga didukung oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara Svara Gita Umri sebagai bagian dari penguatan aspek sosial dan kultural di tengah masyarakat.

Rektor Umri, Dr Saidul Amin, MA., menegaskan bahwa Program Mahasiswa Berdampak merupakan wahana strategis untuk menumbuhkan kepedulian dan kepekaan sosial mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga hadir memberi solusi di tengah masyarakat.

“Program Mahasiswa Berdampak ini bertujuan menumbuhkan kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan dan masyarakat. Mahasiswa tidak bisa dipisahkan dari masyarakat. Mereka harus menjadi generasi yang peduli dan mampu memberikan dampak nyata,” ujar Rektor.

Ia menambahkan, melalui program ini mahasiswa didorong mengaplikasikan ilmu pengetahuan sesuai bidang keilmuannya untuk menjawab persoalan nyata akibat bencana. 

“Mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan ilmu yang dimiliki untuk memberikan solusi atas dampak bencana sesuai dengan bidang keilmuannya masing-masing,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rektor Umri menekankan pentingnya keterlibatan langsung mahasiswa di lapangan agar mampu merasakan kondisi masyarakat terdampak. Hal ini diyakini dapat menumbuhkan simpati, empati, serta pemahaman terhadap budaya dan tatanan sosial setempat. Ia juga mengingatkan agar seluruh kegiatan dilaksanakan dengan etika yang baik dan didampingi dosen pembimbing, sehingga kehadiran mahasiswa benar-benar memberi makna.

Program Mahasiswa Berdampak Umri Tahun 2026 ini diketuai oleh Desti Mualfah, SKom MKom. sebagai penerima hibah, didukung dua orang dosen sebagai anggota tim pelaksana, serta melibatkan sekitar 50 mahasiswa dari berbagai latar belakang disiplin ilmu.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Umri, Dr Aidil Haris, SSos MSi., menyampaikan bahwa Program Mahasiswa Berdampak di wilayah terdampak bencana di Sumatra memiliki tujuan strategis dalam pemberdayaan dan pemulihan masyarakat.

“Program Mahasiswa Berdampak dirancang sebagai upaya pemberdayaan dan pemulihan masyarakat pascabencana, sekaligus menjadi wadah implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi kampus secara langsung di tengah masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, program ini berfokus pada penyelesaian persoalan krusial seperti pangan, energi, kesehatan, dan ekonomi. Selain itu, program ini juga bertujuan membentuk mahasiswa sebagai agen perubahan sosial yang solutif dan inovatif, memperkuat karakter melalui kepekaan serta tanggung jawab sosial, serta mempererat kemitraan antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Selama ini, Program Mahasiswa Berdampak UMRI banyak difokuskan pada wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) serta daerah dengan tingkat kemiskinan ekstrem. Langkah ini menjadi wujud nyata kontribusi Umri dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan percepatan pemulihan pascabencana. (Walida)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Sekolah Sang Juara SD Muhammadiyah 22 Surabaya menggelar Wisuda ....

Suara Muhammadiyah

19 February 2024

Berita

KUPANG, Suara Muhammadiyah  – Dalam perhelatan Tanwir dan Milad ke-112 Muhammadiyah di Ku....

Suara Muhammadiyah

5 December 2024

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah - Gaya ceramahnya nyentrik dan tak pernah kehabisan ide segar. Di atas mi....

Suara Muhammadiyah

16 November 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Pondok Pesantren ....

Suara Muhammadiyah

23 October 2025

Berita

GRESIK, Suara Muhammadiyah - Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan ajang bergengsi bagi maha....

Suara Muhammadiyah

10 July 2024