Proteksi Ilahiyah Jadi Kekuatan Gerakan Dakwah Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
551
Fathurrahman Kamal, Lc., MSI. Foto: Cris

Fathurrahman Kamal, Lc., MSI. Foto: Cris

BATU, Suara Muhammadiyah - Perjalanan Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah menunjukkan capaian yang positif. Jika dirata-rata, prosentasenya pada tahun 2024 mencapai 90 persen, dengan kontribusi sebesar 83 persen terhadap kinerja keseluruhan PP Muhammadiyah.

“Kita bersyukur atas capaian ini. Bahkan kami mengadakan syukuran sederhana di Yogyakarta sebagai bentuk rasa terima kasih atas kerja keras seluruh jejaring tabligh di tanah air,” ujar Fathurahman Kamal, Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah saat pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II di Kusuma Agrowisata Resort & Convention Batu-Malang, Jawa Timur, Jumat (24/10).

Fathur menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja kolektif dan komitmen bersama seluruh jajaran Majelis Tabligh di wilayah dan daerah. “Ini menunjukkan bahwa sistem dakwah kita semakin terintegrasi dan solid,” tambahnya.

Demikian pergerakan dakwah Muhammadiyah. Yang dengan gamblang dikatakan Fathur, Muhammadiyah memiliki “proteksi Ilahiyah” yang membuat gerakan ini senantiasa dijaga oleh Allah. 

“Dinamika boleh terjadi, tapi siapa pemilik Muhammadiyah? Allah. Dan Allah yang menjaga gerakan ini selama kita menjaga instrumen yang Dia titipkan,” tegasnya.

Meskipun demikian, tantangan dakwah Muhammadiyah semakin kompleks, lebih-lebih mekarnya sekularisasi, dehumanisasi, scientisme, dan atheisme baru yang menggerus nilai spiritualitas. “Anak-anak kita kini menghadapi teror saintisme, menganggap kebenaran hanya berasal dari data empiris. Mereka mulai kehilangan nurani dan makna hidup,” ungkapnya.

Untuk itu, Fathur mengajak seluruh elemen Majelis Tabligh dan masyarakat Muhammadiyah untuk terus meningkatkan kualitas dakwah dengan pendekatan yang relevan dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Ia menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai spiritual sekaligus pengetahuan ilmiah agar generasi muda tidak terjebak dalam pandangan yang sempit dan kehilangan arah.

"Sudah saatnya kita menghadirkan majelis taklim lil-alamin yang dirasakan manfaatnya oleh siapa pun tanpa melihat latar belakang agama. Itulah esensi Islam rahmatan lil-‘alamin,” pungkasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PURWOREJO, Suara Muhammadiyah - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dilaksanakan selama seming....

Suara Muhammadiyah

23 July 2023

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMA Muhamm....

Suara Muhammadiyah

3 April 2024

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) bersama 7 kampus Ung....

Suara Muhammadiyah

2 December 2023

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah — Serangkaian kegiatan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan o....

Suara Muhammadiyah

4 May 2025

Berita

KLATEN, Suara Muhammadiyah - Muhammad Diva Aulia Afianto Mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Komunikasi ....

Suara Muhammadiyah

1 February 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah