PWM Jawa Barat Perkuat Kampanye Kerukunan dan Kepedulian Lingkungan di Kalangan Anak Muda

Publish

11 May 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
89
Sekretaris PWM Jawa Barat Dr. Iu Rusliana memberikan amanat sekaligus membuka acara Eco Bhinneka Campaigners Community, 10 Mei 2026, di Universitas 'Aisyiyah Bandung.

Sekretaris PWM Jawa Barat Dr. Iu Rusliana memberikan amanat sekaligus membuka acara Eco Bhinneka Campaigners Community, 10 Mei 2026, di Universitas 'Aisyiyah Bandung.

BANDUNG, Suara Muhammadiyah - Anak muda lintas iman didorong untuk tidak hanya aktif membangun kerukunan, tetapi juga menghadirkan gaya hidup yang lebih peduli terhadap lingkungan melalui aksi-aksi sederhana yang dilakukan secara konsisten.

Ajakan tersebut disampaikan Sekretaris PWM Jawa Barat, Dr. Iu Rusliana, saat membuka kegiatan Eco Bhinneka Campaigners Community di Universitas 'Aisyiyah Bandung pada Minggu, 10 Mei 2026.

Dalam sambutannya, Dr. Iu Rusliana menyampaikan apresiasi atas keterlibatan generasi muda dalam gerakan lintas iman yang mengangkat isu kerukunan, keadilan ekologis, dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Saya percaya masa depan ada di tangan kaum muda. Karena itu, semangat kebersamaan lintas iman, kerukunan, dan kepedulian lingkungan yang dibangun anak muda hari ini harus terus dijaga dan diperkuat bersama,” ujarnya.

Ia menilai forum seperti Eco Bhinneka Campaigners Community menjadi ruang penting untuk memperkuat nilai ideologis kader muda Muhammadiyah sekaligus membangun jejaring pergaulan yang inklusif di tengah keberagaman masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti persoalan lingkungan yang semakin nyata dirasakan masyarakat, mulai dari krisis sampah hingga perubahan iklim. Menurutnya, persoalan lingkungan tidak bisa dilepaskan dari gaya hidup manusia yang masih abai terhadap keberlanjutan alam.

“Persoalan lingkungan, termasuk pengelolaan sampah, menjadi tantangan nyata yang perlu direspons bersama melalui perubahan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan,” katanya.

Sebagai bagian dari komitmen Muhammadiyah terhadap lingkungan, PWM Jawa Barat mulai menerapkan berbagai langkah efisiensi dan pengurangan sampah dalam tata kelola organisasi. Salah satunya dengan membatasi penggunaan dokumen cetak dan mendorong digitalisasi administrasi.

“Kalau tidak ada konsekuensi hukum, cukup dalam bentuk PDF saja. Tidak perlu dicetak. Ini bagian dari efisiensi sekaligus kepedulian terhadap lingkungan,” jelasnya.

Selain itu, PWM Jawa Barat saat ini tengah menyusun buku bertema Dakwah Ekologi sebagai bagian dari penguatan perspektif keislaman dan lingkungan di Muhammadiyah. Iu Rusliana juga membuka ruang kolaborasi bagi kader muda Eco Bhinneka Muhammadiyah untuk ikut berkontribusi dalam proses penulisan buku tersebut.

Dalam forum tersebut, ia turut merekomendasikan buku Hot, Flat, and Crowded karya Thomas L. Friedman sebagai salah satu bacaan penting untuk memahami krisis lingkungan global. 

Menurutnya, dunia saat ini menghadapi situasi bumi yang semakin panas akibat krisis iklim, semakin “datar” karena keterhubungan global, dan semakin padat akibat pertumbuhan populasi manusia.

Ia menilai berbagai konflik dan perebutan sumber daya alam yang terjadi di berbagai belahan dunia tidak dapat dilepaskan dari persoalan keserakahan manusia terhadap energi dan sumber daya bumi yang terbatas.

Dr. Iu Rusliana juga mengajak peserta untuk kembali mempelajari Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHWIM), khususnya poin mengenai “Kehidupan dalam Melestarikan Lingkungan”. Menurutnya, Muhammadiyah telah menegaskan bahwa lingkungan hidup merupakan anugerah Allah yang wajib dipelihara dan tidak boleh dirusak.

Ia menekankan bahwa setiap muslim memiliki tanggung jawab menjaga kelestarian sumber daya alam, menghindari tindakan yang merusak lingkungan, membangun budaya hidup bersih dan sehat, serta melakukan amar ma’ruf nahi munkar terhadap berbagai bentuk keserakahan dan eksploitasi alam.

“Manusia bukan hanya hamba, tetapi juga khalifah yang bertugas memakmurkan bumi. Karena itu, kita harus membatasi diri dari sikap serakah yang merusak lingkungan,” tegasnya.

Ia juga membagikan praktik sederhana yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti merawat tanaman di rumah sebagai bagian dari upaya menghadirkan lebih banyak sumber oksigen dan menciptakan ruang hidup yang sehat. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari hal-hal kecil yang dilakukan secara konsisten.

Menutup arahannya, Iu Rusliana mendorong peserta untuk terus bergerak, memperluas jejaring lintas identitas, serta memperkuat penyebaran pesan-pesan kebaikan melalui media digital.

“Terus bergerak, sesederhana dan sekecil apa pun langkahnya. Karena itu adalah kebaikan yang akan berbuah menjadi kekuatan penyebaran kebenaran dan keberkahan,” pungkasnya.

Kegiatan Eco Bhinneka Campaigners Community ini merupakan bagian dari program SMILE (Strengthening Youth Multifaith Leader Initiative on Climate Justice through Ecofeminism) yang dijalankan oleh Eco Bhinneka Muhammadiyah. Program ini berfokus pada penguatan kepemimpinan anak muda lintas iman dalam isu keadilan iklim, kerukunan, dan kepedulian lingkungan berbasis nilai ekofeminisme.

Sebanyak 20 anak muda lintas iman mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta berasal dari Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kembali menerima ku....

Suara Muhammadiyah

30 September 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) resmi membuk....

Suara Muhammadiyah

23 September 2025

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Himpunan Mahasiswa S 1 Akuntansi (Himaksi) STIE Muhammadiyah Cila....

Suara Muhammadiyah

21 October 2024

Berita

HSU, Suara Muhammadiyah - Momen Idul Adha 1445 H/2024 M dirayakan secara semarak oleh segenap umat I....

Suara Muhammadiyah

18 June 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Sam'un Mukramin, dosen Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makass....

Suara Muhammadiyah

16 February 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah