PWNA Kalteng Luncurkan Eco Bhineka: Sehat Bersama, Hijaukan Bumi

Publish

26 November 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1072
Foto Istimewa

Foto Istimewa

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Dalam rangka menyambut Milad Muhammadiyah ke-112, Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Kalimantan Tengah (PWNA Kalteng) menggelar kegiatan bertajuk Eco-Bhineka NA Kalteng dengan tema “Sehat Bersama, Hijaukan Bumi.” Acara ini diselenggarakan di halaman Gedung Dakwah Muhammadiyah Kalimantan Tengah, bertepatan dengan Jalan Sehat Muhammadiyah se-Kalimantan Tengah pada 23 November 2024, bertempat di Jalan RTA Milono KM 1.5, Palangkaraya.

Sebagai bagian dari pendekatan pelestarian lingkungan, kegiatan ini diwarnai dengan pembagian 1.000 bibit tanaman yang didistribusikan ke lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan masyarakat yang hadir dalam kegiatan jalan sehat.

Nurul Chusna, Wakil Ketua Departemen Kesehatan dan Lingkungan PWNA Kalteng, menjelaskan bahwa program ini dinamakan “Eco-Bhineka.” Kata “Eco” berasal dari ecology, yang berarti interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Sedangkan “Bhineka” merujuk pada nilai kebangsaan Indonesia, yaitu Bhinneka Tunggal Ika, yang berarti meskipun berbeda, tetap bersatu.

"Eco-Bhineka merupakan bentuk dukungan Muhammadiyah, khususnya kaum muda termasuk Nasyiatul Aisyiyah (NA), untuk membangun kesadaran bersama serta aksi nyata dalam mencegah krisis iklim yang mengakibatkan kerusakan lingkungan," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PWNA Kalteng, Dwi Purbayanti, menekankan bahwa isu lingkungan adalah persoalan serius yang membutuhkan perhatian lintas sektor tanpa memandang latar belakang suku, agama, ras, atau golongan.

"Kerusakan lingkungan adalah isu global yang menjadi perhatian bersama. Sebagai khalifah di bumi, kita memerlukan cara pandang dan cara hidup yang lebih berkelanjutan agar umat manusia, dari latar belakang apapun, dapat mempertahankan kehidupannya di bumi," jelas Dwi.

Program Eco-Bhineka diharapkan menjadi medium untuk menyuarakan pentingnya menjaga kerukunan umat beragama melalui aksi pelestarian lingkungan. Dwi juga menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat adalah kunci keberhasilan program ini.

"Salah satu kunci kesuksesan program ini adalah kemampuan kita menjalin kolaborasi dengan pemangku kepentingan dan masyarakat. Oleh karena itu, ke depan kita harus membangun komunikasi yang baik dengan berbagai pihak," tutupnya.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang syiar lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran bersama bahwa menjaga bumi adalah tanggung jawab semua pihak. (MF)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BATANG, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Krangkoan, Kecamatan Limpung, Kabup....

Suara Muhammadiyah

5 June 2025

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM) Universitas Muhammadiyah (UM)....

Suara Muhammadiyah

19 January 2025

Berita

MALANG, Suara Muhammadiyah - Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) UMM berhasil mendapat akreditasi A yang d....

Suara Muhammadiyah

7 March 2024

Berita

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Lazismu Kabupaten Magelang mentasyarufkan dana zakat program pendidik....

Suara Muhammadiyah

5 August 2025

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah— Edutorium KH Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta (U....

Suara Muhammadiyah

29 June 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah