CILACAP, Suara Muhammadiyah - Guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 1 Dayeuhluhur mengadakan kegiatan refreshing dan outbound di Gazebo Jembatan Cibeet Dayeuhluhur pada Rabu (16/9/2026). Outbound diikuti oleh delapan guru dan lima karyawan.
Guru Bimbingan Konseling (BK) SMP Muhammadiyah 1 Dayeuhluhur, Mailistia Nurhasanah mengungkapkan setelah dihadapkan pada rutinitas kerja yang padat, kegiatan di alam bebas ini menjadi sarana efektif untuk melepas penat (refreshing). Kesehatan mental para guru dan staf yang terjaga adalah kunci utama dari lingkungan kerja yang sehat.
"Kembali ke alam membantu kami untuk detoksifikasi dari kepenatan digital. Interaksi tatap muka yang intens tanpa sekat gawai di sini membuat hubungan antar guru dan staf terasa jauh lebih humanis," ungkapnya.
Ditambahkan, Tanzil Nur Arizal guru Olah Raga mengatakan bahwa kepala sekolah menginisiasi untuk outbound.
"Outbound berada di Gazebo Sungai Cibeet, bermain gitar dan menyanyi bersama. Serta sholat berjamaah dhuhur, kita laksanakan di tempat wisata. Dilanjutkan makan bersama, kemudian acara bermain air atau berenang di sungai," katanya.
Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 1 Dayeuhluhur, Eka Susila mengatakan bagi para guru dan karyawan hari ini, sungguh menjadi hari yang membara untuk keluarga besar SMP Muhammadiyah 1 Dayeuhluhur.
"Luar biasa, bapak ibu guru dan staf, kita sudah membuktikan bahwa kita bukan hanya hebat di ruang kelas dan ruang kerja, tetapi juga kompak, tangguh dan penuh energi di arena outbound," ungkapnya.
Sebagai Kepala SMP Muhammadiyah 1 Dayeuhluhur menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya.
"Dengan melihat semangat juang, tawa, kerja sama dan solidaritas yang luar biasa," ucapnya.
Tantangan demi tantangan dilalui dengan berani. Ada yang jatuh, bangkit lagi, ada yang ragu, disemangati rekan serta yang lelah, tetapi tetap tersenyum.
"Itulah wajah guru dan staf SMP Muhammadiyah 1 Dayeuhluhur yang hebat, kompak dan berkemajuan," ujarnya.
Outbound ini bukan sekadar permainan. Ini adalah pembelajaran nyata tentang komunikasi, kepercayaan, kepemimpinan dan kolaborasi.
"Nilai-nilai inilah yang akan bawa kembali ke sekolah, ke dalam kelas, ke ruang guru, ke layanan administrasi dan ke setiap program yang kita jalankan," pungkasnya. (Wasis)

