Rektor UMRI Dorong Penguatan Budaya Akademik, Karier Dosen, dan Jejaring Internasional IAI Miftahul Ulum

Suara Muhammadiyah

25 September 2026

171
Foto Istimewa

Foto Istimewa

TANJUNGPINANG, Suara Muhammadiyah — Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Dr. H. Saidul Amin, M.A., mendorong Institut Agama Islam Miftahul Ulum (IAI MU) Tanjungpinang untuk terus memperkuat budaya akademik, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas jejaring kerja sama pada tingkat nasional dan internasional.

Hal tersebut disampaikan Dr. H. Saidul Amin dalam kunjungannya ke IAI Miftahul Ulum Tanjungpinang, Jumat (25/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan bahwa dosen memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar menyampaikan materi pembelajaran di ruang kelas.

Menurutnya, dosen tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga mendidik, membimbing, serta menjadi teladan bagi mahasiswa. Budaya akademik yang kuat akan terlihat dari kualitas interaksi antara dosen dan mahasiswa, produktivitas ilmiah, keterbukaan terhadap perkembangan pengetahuan, serta kesungguhan perguruan tinggi dalam membentuk karakter dan kompetensi lulusannya.

Penguatan peran tersebut dinilai penting karena kualitas dosen dan budaya akademik dapat menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat dalam menentukan pilihan perguruan tinggi. Ketika dosen mampu menghadirkan proses pendidikan yang bermutu, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar yang membentuk karakter, wawasan, dan kesiapan menghadapi dunia kerja.

Selain membangun budaya akademik, Dr. H. Saidul Amin juga menyoroti pentingnya memperluas jejaring internasional. Menurutnya, perguruan tinggi saat ini tidak dapat berkembang secara sendiri-sendiri, tetapi perlu membangun kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan institusi, dosen, dan mahasiswa.

UMRI, lanjutnya, terbuka untuk memfasilitasi IAI Miftahul Ulum dalam membangun komunikasi dan kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi mitra yang telah memiliki hubungan kolaboratif dengan UMRI. Kerja sama tersebut dapat diarahkan pada bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran akademik, serta pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa.

Ia juga mendorong para dosen IAI Miftahul Ulum agar terus meningkatkan jenjang pendidikan hingga tingkat doktoral. Peningkatan kualifikasi akademik merupakan salah satu bagian penting dalam pengembangan karier dosen sekaligus penguatan mutu perguruan tinggi.

Dalam upaya tersebut, para dosen diharapkan aktif mencari dan memanfaatkan berbagai peluang beasiswa. Salah satu kesempatan yang dapat dijajaki adalah pendidikan lanjutan di Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM), yang menyediakan sejumlah program pascasarjana, termasuk program doktor bidang Islamic Studies, Master of Business Administration, dan program lain yang relevan dengan kebutuhan pengembangan keilmuan dosen.

Dr. H. Saidul Amin yang juga menjabat sebagai Rektor Universiti Muhammadiyah Malaysia menyampaikan bahwa peluang beasiswa dan pengembangan pendidikan lanjutan tersebut perlu ditindaklanjuti melalui komunikasi serta persiapan yang baik. Dosen harus memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan dan tidak melewatkan berbagai peluang yang tersedia.

Ia turut mengingatkan bahwa posisi geografis Kepulauan Riau merupakan modal strategis bagi pengembangan IAI Miftahul Ulum. Kedekatan wilayah ini dengan Malaysia dan Singapura seharusnya dapat dimanfaatkan untuk memperluas jejaring akademik internasional, membangun kolaborasi lintas negara, serta meningkatkan eksistensi perguruan tinggi di kawasan perbatasan.

Dengan memanfaatkan keunggulan geografis tersebut, IAI Miftahul Ulum memiliki peluang untuk mengembangkan berbagai program internasional, mulai dari seminar dan konferensi bersama, visiting lecturer, kolaborasi penelitian dan publikasi, hingga pertukaran dosen maupun mahasiswa.

Kunjungan tersebut diharapkan menjadi momentum bagi IAI Miftahul Ulum untuk memperkuat budaya akademik, mendorong percepatan peningkatan kualifikasi dosen, serta membangun kerja sama internasional yang berkelanjutan. Kolaborasi dengan UMRI dan perguruan tinggi mitranya diharapkan dapat memberikan kontribusi konkret terhadap peningkatan mutu pendidikan dan daya saing institusi.

Dr. H. Saidul Amin, M.A. merupakan Rektor Universitas Muhammadiyah Riau dan Rektor Universiti Muhammadiyah Malaysia. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di IAIN Imam Bonjol Padang, kemudian menempuh pendidikan pascasarjana di International Islamic University Malaysia serta bidang Akidah dan Pemikiran Islam di University of Malaya. Selain berkiprah sebagai akademisi, ia juga menjabat Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Provinsi Riau periode 2025–2030 dan Direktur Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Riau.


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Stereotipe juga relasi kuasa masih menjadi akar permasalahan ketida....

Suara Muhammadiyah

9 March 2025

Berita

JAMBI, Suara Muhammadiyah - Dalam upaya menyemaikan nilai-nilai luhur Pancasila, Pusat Studi Budaya ....

Suara Muhammadiyah

22 May 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mendapatkan....

Suara Muhammadiyah

31 August 2024

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah — Suasana khidmat berpadu dengan semangat persaudaraan mewarnai p....

Suara Muhammadiyah

7 August 2026

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Dalam rangka memeriahkan Milad PPM MBS yang ke-17, ribuan santriw....

Suara Muhammadiyah

27 January 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah