Ribuan Pesilat Merahkan Lapangan Pancasila, Muktamar XVI Tapak Suci Semarak di Simpang Lima Semarang

Suara Muhammadiyah

8 August 2026

227
Pembukaan Muktamar Tapak Suci ke-16 di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang (8/8).

Pembukaan Muktamar Tapak Suci ke-16 di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang (8/8).

SEMARANG, Suara Muhammadiyah — Lapangan Pancasila, kawasan Simpang Lima Semarang, Sabtu (8/8/2026) pagi, berubah menjadi lautan merah. Ribuan kader, pesilat, pendekar, dan keluarga besar Tapak Suci Putera Muhammadiyah memadati lapangan dalam suasana penuh semangat untuk mengikuti Pembukaan Muktamar XVI Tapak Suci. 

Pemandangan ribuan peserta yang mengenakan seragam merah khas Tapak Suci menjadi panorama tersendiri di jantung Kota Semarang. Dari berbagai penjuru lapangan, warna merah mendominasi hamparan rumput, berpadu dengan sabuk kuning yang dikenakan para peserta. Suasana semakin semarak dengan panggung utama yang dihiasi ornamen merah-putih serta atribut Muktamar XVI. 

Pembukaan Muktamar XVI Tapak Suci tersebut menjadi salah satu momentum terbesar organisasi seni bela diri Muhammadiyah itu. Sebelumnya, Kota Semarang telah mulai dipadati rombongan pendekar dan peserta dari berbagai daerah sejak beberapa hari menjelang pelaksanaan muktamar. 

Sejumlah penampilan seni dan bela diri turut menjadi bagian dari rangkaian pembukaan. Panitia sebelumnya menyampaikan bahwa seremoni pembukaan akan dimeriahkan oleh 57 pesilat dari berbagai negara, menegaskan bahwa Tapak Suci tidak lagi hanya menjadi bagian dari dinamika persyarikatan di tingkat nasional, tetapi telah berkembang ke ranah internasional. 

Semangat persaudaraan terasa kuat di tengah peserta. Mereka duduk tertib menghadap panggung utama, mengikuti setiap rangkaian acara dengan antusias. Kehadiran para kader dari berbagai wilayah juga memperlihatkan bahwa Muktamar bukan sekadar forum pergantian kepemimpinan, melainkan menjadi ajang konsolidasi dan penguatan gerakan Tapak Suci. 

Pemilihan Lapangan Pancasila Simpang Lima sebagai lokasi pembukaan memberikan suasana tersendiri. Ruang publik yang menjadi salah satu ikon Kota Semarang itu pagi ini dipenuhi energi para pesilat. Semangat bela diri, persaudaraan, dan dakwah Muhammadiyah berpadu dalam satu panggung besar. 

Muktamar XVI Tapak Suci menjadi momentum penting untuk merumuskan arah organisasi dalam periode mendatang. Sebelumnya, Sidang Tanwir Muktamar XVI telah berlangsung di Universitas Muhammadiyah Semarang dan membahas berbagai agenda strategis organisasi, termasuk arah Tapak Suci menuju kancah dunia. 

Dari Lapangan Pancasila Semarang, pesan yang hendak diteguhkan tampak jelas: Tapak Suci bukan sekadar perguruan pencak silat, tetapi juga wadah pembinaan iman, akhlak, mental, karakter, dan kader persyarikatan. 

Dengan seragam merah yang memenuhi Simpang Lima, Muktamar XVI Tapak Suci pun menjadi pemandangan yang bukan hanya meriah, tetapi juga memperlihatkan besarnya energi kaderisasi dan dakwah melalui seni bela diri Muhammadiyah. 

Merah seragamnya, kuat persaudaraannya, dan luas cita-citanya untuk membawa Tapak Suci semakin mendunia. (diko)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANJARNEGARA, Suara Muhammadiyah - Pondok Modern Al Madina Muhammadiyah Boarding School (MBS) Pingit....

Suara Muhammadiyah

16 June 2024

Berita

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) secara resmi menutup ....

Suara Muhammadiyah

11 September 2025

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Diikuti oleh seluruh Ketua Program Studi dan Wakil Dekan, Biro Akad....

Suara Muhammadiyah

29 August 2024

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - SMK Muhammadiyah Sampang Cilacap melaksanakan kegiatan Forum Ta'a....

Suara Muhammadiyah

20 July 2024

Berita

PALANGKA RAYA, Suara Muhammadiyah - Kejuaraan Pemuda Cup Tapak Suci se-Kota Palangka Raya digelar se....

Suara Muhammadiyah

25 November 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah