TURKI, Suara Muhammadiyah - Pada Jumat 13 Februari 2026, PCIM Turki merayakan Milad ke-10. Perayaan satu dekade ini digelar satu hari setelah tanggal resmi milad yang jatuh pada kamis, 12 Februari 2026. Milad mengusung tema “Menyinari Kemajuan di Dua Negeri”, sebagai bentuk visi dan misi PCIM Turki dari awal terbentuk hingga ke masa yang akan datang.
Millad satu dekade ini dihadiri oleh beberapa orang penting di Turki. Seperti Ketua Araştırma ve Kültür Vakfı Ankara, Mehmet Mahitapoğlu. Dalam sambutannya Beliau menegaskan bahwa kita adalah saudara sesama Muslim meskipun berasal dari kewarganegaraan yang berbeda. Selain itu, Beliau berharap agr kader Muhammadiyah senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam aktivitas sehari-hari.
Ketua PCIM Turki, Dr. Ahmad Dhiyaul Haq, B.A., M.Sos., mengingatkan seluruh kader bahwa, 10 tahun perjalanan dimulai dari langkah kecil dan sederhana serta keringat dan kerja nyata para kader. Bermuhammadiyah di luar negeri bukanlah hal yang mudah, apalagi di tambah dengan padatnya jadwal perkuliahan dan berbagai tanggung jawab lainnya.
Momentum milad ke-10 ini menjadi pengingat bahwa perjuangan belum selesai. PCIM Turki diharapkan terus menjadi ruang tumbuh para kader, karena dunia membutuhkan pribadi yang membawa manfaat, bukan sekedar menimbulka kegaduhan.
Acara milad ini juga di meriahkan dengan pengajian oleh Bapak Mehmet Ekim, Selaku Din işleri Yükses Kurulu Uzmanı. Pengajian berlangsung interaktif dengan munculnya pembahasan bagaimana cara agar Turki dan Indonesia memiliki hubungan kerjasama melalui Muhammadiyah. Salah satunya dengan pertukaran pelajar, dengan Turki menjadi tempat anak-anak Indonesia belajar. (diko)

