KULON PROGO, Suara Muhammadiyah — Upaya memperkuat sistem digital Persyarikatan Muhammadiyah terus dilakukan hingga tingkat daerah. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kulon Progo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Agen dan Verifikator SatuMu pada Sabtu, 18 April 2026, di Aula PDM Kulon Progo.
Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 20 peserta yang terdiri atas agen dan verifikator dari tingkat Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) hingga Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM). Mereka menjadi garda terdepan dalam implementasi sistem SatuMu di wilayah Kulon Progo.
Bimtek ini bertujuan meningkatkan pemahaman teknis sekaligus kesiapan sumber daya manusia dalam mengelola data organisasi secara digital. Dalam pelaksanaannya, peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan materi, tetapi juga praktik langsung penggunaan sistem melalui perangkat masing-masing.
Sebagai bagian dari ekosistem digital Muhammadiyah yang dikembangkan oleh Muhammadiyah Software Labs (LabMu), SatuMu dirancang untuk mengintegrasikan data keanggotaan dan organisasi dalam satu sistem terpadu. Platform ini diharapkan menjadi basis data utama yang mendukung tata kelola organisasi yang lebih tertata dan akurat.
Dalam sesi pemaparan, narasumber menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi dalam pengelolaan organisasi.
“Transformasi digital ini menjadi hal yang penting, karena semuanya terhubung dalam satu genggaman,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, PDM Kulon Progo berharap para agen dan verifikator dapat menjalankan perannya secara optimal dalam proses input dan validasi data. Peran tersebut dinilai krusial dalam memastikan keakuratan data organisasi Muhammadiyah dari tingkat cabang hingga ranting.
Bimtek ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Muhammadiyah dalam mendorong digitalisasi organisasi sebagaimana amanat Muktamar. LabMu menilai, penguatan kapasitas di tingkat daerah menjadi kunci dalam memastikan implementasi sistem digital dapat berjalan efektif dan berkelanjutan di seluruh tingkatan Persyarikatan.
