Saudagar adalah DNA Asli Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
62
Deni Asy'ari, MA., Dt Marajo saat menyampaikan Seminar Ekonomi di Muhammadiyah Muntilan Expo (MME) 2026 di SMK Muhammadiyah 2 Muntilan.Foto: Cris

Deni Asy'ari, MA., Dt Marajo saat menyampaikan Seminar Ekonomi di Muhammadiyah Muntilan Expo (MME) 2026 di SMK Muhammadiyah 2 Muntilan.Foto: Cris

MUNTILAN, Suara Muhammadiyah - Salah satu Deoxyribonucleic Acid (DNA) Muhammadiyah yang amat kental yaitu karakter entrepreneurship.

Tidak bisa tidak, bahwa sejak awal kelahirannya, DNA ini yang menjadi embrionya. "Inilah karakteristik dan DNA Muhammadiyah yang asli sebenarnya," beber Deni Asy'ari.

Dilongok dari jejak historisitasnya, bentang ketokohan Muhammadiyah di dalamnya meniscayakan sosok saudagar. Lain sisi Kiai Dahlan, demikian juga Haji Fachroodin.

"Beliau juga berlatarbelakang saudagar," tuturnya, membentangkan manifestasinya berupa jaringan bisnis batik yang dijalankan oleh KH Abdurrahman, KH Khalil, dan masih banyak lagi.

"Rata-rata tokoh awal dan penggerak Muhammadiyah itu latar belakangnya adalah saudagar (entrepreneur)," beber Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media/Suara Muhammadiyah tersebut.

Kalkulasinya, sejak tahun 1912 sampai 1927, hampir 71% pengurus Muhammadiyah latar belakang saudagar. "Ini menjadi bagian dari Muhammadiyah," imbuh Deni, benderang.

Namun, realitas menunjukkan jauh panggang dari api. Kultur saudagar di Muhammadiyah mengalami penyusutan di permukaan.

"Bisa dihitung untuk menyebutkan tidak ada sama sekali yang memang berlatar belakang saudagar," ungkapnya, tersebut di antaranya menjadi birokrat, teknokrat, juga ada guru, dan lainnya.

Diakui Deni, Muhammadiyah secara ekonomi sudah sangat potensial dikembangkan. Yang di dalamnya berceceran seorang saudagar, namun sayangnya sering dikesampingkan dengan tidak diberikan ruang beraktualisasi.

"Maka, harus ada ruang baru bagi generasi-generasi yang memiliki latar belakang saudagar untuk mengelola potensi-potensi Persyarikatan Muhammadiyah," tegasnya saat Seminar Ekonomi di Muhammadiyah Muntilan Expo (MME) 2026, Jumat (6/2) di SMK Muhammadiyah 2 Muntilan.

Bagi Deni, PCM Muntilan punya bibit-bibit baru menjadi seorang saudagar. Lebih-lebih saudagar muda, ia sangat optimis kalangan mereka dapat tumbuh sebagai pelaku ekonomi berkemajuan yang menguatkan dakwah dan kemandirian Muhammadiyah.

"Menjadi potensi yang sangat luar biasa yang berbasis saudagar yang dikelola di level Pimpinan Cabang Muhammadiyah," urainya, yang ke depannya mampu memberikan napas baru kesejahteraan umat dan masyarakat secara komprehensif. (Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Staff Khusus Menteri Bidang Manajemen Kemendikmen dan Pimpinan M....

Suara Muhammadiyah

15 November 2024

Berita

PACITAN, Suara Muhammadiyah - Bisnis di sektor kuliner yang dijalankan Suara Muhammadiyah, Kemadjoea....

Suara Muhammadiyah

29 May 2025

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muhammadiyah Se....

Suara Muhammadiyah

31 December 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Atlet putri Camel Race Indonesia yang juga alumnus Program Studi....

Suara Muhammadiyah

29 November 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Program Massifikasi Ecobhinneka resmi ditutup dengan penuh apresias....

Suara Muhammadiyah

23 November 2025