Sekolah/Madrasah Muhammadiyah Harus Terus Unggul, Kesejahteraan Guru Tak Boleh Diabaikan

Suara Muhammadiyah

28 September 2026

117
Prof Dr Irwan Akib, MPd. Foto: Cris

Prof Dr Irwan Akib, MPd. Foto: Cris

DEPOK, Suara Muhammadiyah – Sekolah/Madrasah Muhammadiyah sudah sangat unggul dibandingkan dengan sekolah lainnya. Atas hal itu, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Irwan Akib meminta predikat keunggulan itu mesti dirawat secara saksama.

“Keunggulan-keunggulan yang sekarang peroleh itu terus dirawat dan ditingkatkan keunggulannya. Kalau perlu unggul utama semua,” tegasnya saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Sekolah/Madrasah Muhammadiyah Unggul dengan tema “Merawat Keunggulan dan Daya Saing Global” di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bisnis dan Pariwisata, Ciputat, Bojongsari Baru, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (28/9).

Dikatakan unggul menjadi representasi kualitas dan mutu yang dimiliki sekolah/madrasah. Ketika kualitas itu terjaga dengan baik, maka sekolah/madrasah Muhammadiyah akan meningkat baik jumlah murid maupun infrastruktur penunjang pembelajarannya.

“Ada juga sekolah baru yang berdiri, tapi jumlah siswanya malah lebih banyak dibanding sekolah kita yang sudah bertahun-tahun berdiri. Ini bukan persoalan banyaknya sekolah atau tidak, tapi persoalan kualitas dari sekolah yang kita bangun,” terangnya.

Kualitas itu menjadi kunci. Demikian penekanan Irwan menyoroti sekolah swasta pun tak kalah bagusnya dengan sekolah negeri.

“Walaupun demikian, tetap juga sekolah-sekolah swasta itu menjadi pilihan. Itu sangat tergantung bagaimana kualitas dari sekolah kita. Ini betul-betul kita jaga, perlu kita rawat sedemikian rupa,” ujarnya.

Selain itu, standar sekolah unggulan khusus Muhammadiyah menurut Irwan yaitu punya ciri khas distingtif dengan sekolah yang lain. Yakni ciri khas khusus berwujud pembelajaran berbasis ISMUBA (Al Islam, Kemuhammadiyahan, dan bahasa Arab).

“ISMUBA ini bukan hanya menjadi mata pelajaran di sekolah-sekolah kita tapi juga memang menjadi ruhnya pendidikan Muhammadiyah. Kalau Islam ISMUBAnya sudah hilang, berarti sekolah Muhammadiyahnya sudah tidak ada,” tegas Irwan.

Di samping itu, kualitas guru juga menjadi bagian fundamental dalam menjaga keunggulan sekolah/madrasah Muhammadiyah. Hal paling ditekankan dalam konteks ini yakni kesejahteraan guru.

“Saya juga paham betul bahwa kesejahteraan guru kita masih banyak yang perlu ditingkatkan. Namun, yang namanya sekolah swasta sangat tergantung pada jumlah siswa. Kalau jumlah siswa kita terus meningkat, tentu kesejahteraan guru juga akan ikut meningkat,” bebernya.

Ketika jumlah murid sekolah/madrasah Muhammadiyah berkurang, sambung Irwan, yang terjadi kemudian kesejahteraan guru juga tidak akan begitu meningkat.

Oleh karena itu, kita bersama-sama harus membesarkan sekolah kita, sehingga kesejahteraan guru dapat meningkat, kualitas sekolah semakin baik, dan yang lebih penting lagi, dakwah Persyarikatan melalui lembaga pendidikan kita dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya. (Cris)


Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah – Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) resmi memper....

Suara Muhammadiyah

6 May 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - 81 tahun, menjadi usia bangsa Indonesia saat ini. Sederet peristiwa....

Suara Muhammadiyah

16 August 2026

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau menggelar Pelatihan Pengger....

Suara Muhammadiyah

14 February 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Majelis Kesejahteraan Sosial Pimpinan Pusat Aisyiyah (MKS PPA) Beke....

Suara Muhammadiyah

27 October 2025

Berita

DEPOK, Suara Muhammadiyah - LLHPB ‘Aisyiyah Depok bekerja sama dengan Alner menggelar Sosialis....

Suara Muhammadiyah

18 August 2025

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah